RADAR24.co.id – Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pengembangan dan pembangunan sektor pariwisata daerah. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata (FK-Pokdarwis) Kabupaten Lampung Timur yang dirangkaikan dengan diskusi publik percepatan pengembangan pariwisata.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, Jumat (09/01/2026). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Lampung Timur Rustam Effendi, Kepala Bappeda Agusrina Syaka, Kepala Dinas Kominfo Mansur Syah, Kepala Bapenda Agus Firmansyah Lukman, Kepala Dinas Perhubungan Wanruslan, perwakilan DPRD Kabupaten Lampung Timur, serta para pengurus dan anggota Pokdarwis se-Lampung Timur.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Azwar Hadi menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada FK-Pokdarwis Kabupaten Lampung Timur atas terselenggaranya rapat koordinasi dan diskusi publik tersebut. Menurutnya, forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi, menyatukan persepsi, serta menyelaraskan langkah antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan pariwisata.
“Pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan yang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat identitas dan kearifan lokal,” ujar Azwar Hadi.
Ia menambahkan, Kabupaten Lampung Timur memiliki potensi pariwisata yang sangat besar, baik wisata alam, budaya, bahari, maupun wisata berbasis masyarakat. Namun, potensi tersebut tidak akan memberikan manfaat optimal tanpa perencanaan yang matang, pengelolaan yang profesional, serta partisipasi aktif masyarakat.
“Di sinilah peran strategis Kelompok Sadar Wisata atau Pokdarwis menjadi sangat penting sebagai ujung tombak pengembangan pariwisata di tingkat desa dan destinasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wabup Azwar Hadi menekankan bahwa Pokdarwis tidak hanya berperan sebagai pengelola destinasi wisata, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam menanamkan nilai-nilai Sapta Pesona, yakni aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan. Nilai-nilai tersebut harus terus dijaga dan diterapkan agar destinasi wisata di Kabupaten Lampung Timur mampu memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Asril Milion, dalam laporannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi dan diskusi publik ini bertujuan untuk memperkuat peran Pokdarwis sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pengembangan pariwisata yang terencana dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa forum ini menjadi wadah bagi Pokdarwis untuk menyampaikan aspirasi, gagasan, serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, sekaligus merumuskan solusi dan langkah konkret dalam percepatan pembangunan pariwisata di Kabupaten Lampung Timur.
Melalui forum tersebut, Wakil Bupati Azwar Hadi berharap terbangun komunikasi yang terbuka, konstruktif, dan berkelanjutan antara Pokdarwis, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. Ia juga mendorong peserta untuk memanfaatkan forum ini sebagai ruang strategis dalam menyampaikan inovasi dan rekomendasi kebijakan.
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan pariwisata daerah melalui peningkatan infrastruktur pendukung, penguatan kapasitas sumber daya manusia, promosi destinasi wisata, serta kolaborasi lintas sektor.
“Keberhasilan pembangunan pariwisata tidak dapat dicapai oleh pemerintah saja. Diperlukan kerja sama, kebersamaan, dan komitmen dari seluruh pihak, terutama masyarakat di sekitar destinasi wisata,” pungkasnya.
Ia berharap melalui kegiatan ini akan lahir rekomendasi-rekomendasi strategis yang dapat ditindaklanjuti secara nyata, sehingga pariwisata Kabupaten Lampung Timur dapat berkembang secara berkelanjutan, berdaya saing, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.



