RADAR24.co.id — Seorang remaja menjadi korban aksi brutal kelompok geng motor sdi Kota Makassar. Korban merupakan pengendara sepeda motor yang di serang menggunakan busur panah di Jalan Sultan Alauddin Lorong 2D, Kecamatan Tamalate, Sabtu 10 Januari 2026 dini hari.

Insiden penyerangan itu terjadi sekitar pukul 03.35 Wita, tepatnya di samping showroom Honda Motor, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Korban diketahui berinisial AD (16), seorang pelajar kelas I SMA, warga Jalan Tidung 10 Kompleks Stellamaris, Kelurahan Karunrung, Kecamatan Rappocini.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius setelah busur panah menancap di bagian perutnya dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Wahiduddin, membenarkan adanya kejadian penyerangan sekelompok pemuda menggunakan senjata tajam.

Saat ini, pihaknya, kata Wahid tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap para pelaku.

“Benar, telah terjadi penyerangan oleh kelompok bermotor yang mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor mengalami luka akibat terkena busur panah,” kata Wahiduddin saat dikonfirmasi.

Diketahui, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh gabungan personel patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang tengah bersiaga di Jalan AP Pettarani, tepatnya di depan Kantor Bapenda Sulsel.

Saat itu, personel kepolisian sedang melakukan patroli untuk mengantisipasi aksi balap liar yang kerap terjadi pada jam-jam rawan dini hari.

Beberapa saat kemudian, dua pengendara sepeda motor yang berboncengan mendatangi petugas dan melaporkan adanya penyerangan geng motor di kawasan Jalan Sultan Alauddin Lorong 2D.

Mendapatkan laporan tersebut, gabungan personel KRYD Polsek Tamalate langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Namun, saat petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP), kelompok geng motor pelaku penyerangan telah melarikan diri.

Sementara, korban yang mengalami luka akibat terkena busur panah dan telah lebih dulu dilarikan ke RS Bhayangkara Makassar.