RADAR24.co.id — Kordinator Provinsi Pendamping Desa Sumatera Utara Sidik Suyatno membantah tuduhan pungli yang belakangan beredar di sejumlah media massa terkait evaluasi pendamping desa. Sidik menegaskan bahwa informasi tersebut keliru.
Sidik Suyatno menyatakan kepada awak media di kota Medan Minggu 11 / 1/2025 , bahwa tuduhan itu merujuk pada sepenggal rekaman yang direkam oleh seseorang dan terus ditafsirkan sepihak.
“Dalam rekaman itu sangat jelas tidak hanya bersifat kordinasi , saya sebagai kordinator pendamping desa sumatera Utara dengan anggota pendamping desa di daerah , dari rekaman tersebut juga cukup jelas tidak ada percakapan terkait meminta uang, saya hanya meminta bantuan yang bersangkutan untuk memberikan masukan kepada saya atas kinerja teman teman pendamping di wilayah Tapanuli Utara sebagai tambahan referensi buat saya dikarenakan yang bersangkutan asli orang Tapanuli Utara dan pernah bertugas di wilayah tapanuli Utara.,” ujar Sidik.
Sidik juga menjelaskan, proses evaluasi dan kontrak pendamping desa bukanlah kewenangan dirinya, itu kewenangan kementerian dan dilakukan secara menyeluruh di Seluruh Indonesia dan memang setiap tahun adanya evaluasi.
“Proses evaluasi adalah proses yang setiap tahun dihadapi oleh seluruh pendamping, karena SK kami memang diperpanjang atau tidak di setiap tahunnya, tidak ada kewenangan saya untuk menentukan seseorang lanjut atau tidak itu semua kewenangan dari kementerian dan dilakukan bukan hanya Sumatera Utara tapi di seluruh Indonesia” tegas sidik.
Diberitakan sebelumnya, beredar Video Viral di beberapa media sosial , suara percakapan di duga suara Sidik Suyatno, ST. seorang kordinator pendamping desa di provinsi Sumatera Utara dengan seorang perempuan yang di duga salah seorang pendamping desa di salah satu kabupaten di Sumatra Utara .
Dalam percakapan serius yang berdurasi kurang lebih 8 menit tersebut, suara pria yang di duga suara Sidik Suyatno, ST kordinator pendamping desa Sumut ini sepertinya membahas tentang rekomendasi hasil evaluasi para pendamping desa di salah satu kabupaten di Sumatera Utara.
Dari hasil percakapan tersebut, juga terdengar ada menyinggung kesepakatan Angka (uang .red) yang harus di siapkan dan sepertinya sudah di tentukan dan di duga dari hasil sepakati , untuk menentukan beberapa nama nama para pendamping desa Sumatera Utara yang akan di lanjutkan kontrak tahunan para pendamping desa pada waktu dekat .
Selain itu pembicaraan via telfon tersebut membahas kunjungan Poltak Pejabat Pembuat komitmen kementrian desa Wilayah VI Sumatera Utara ke kabupaten Tapanuli, Sementara itu menanggapi isu dugaan pungli di lingkungan pendamping desa se provinsi Sumatera Utara dan beredarnya Rekaman telefon yang di duga suara Sidik Suyatno, ST. kordinator pendamping desa provinsi Sumatera Utara.



