RADAR24.co.id — Jalan rusak yang tengah Viral di Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, setelah warga melakukan settingan menyulapnya menjadi wahana wisata bertajuk ‘Telaga Sewu’.
Aksi sindiran itu menggugah sejumlah masyarakat dengan membantu dalam perbaikan sementara lubang jalan yang ada bersama Pemkab setempat.
Sebelumnya dalam video beredar, sejumlah anak tampak bermain di lubang jalan yang tergenang air. Diameter lubang cukup lebar hingga terlihat seperti kolam kecil.
Warga bahkan memasang papan bertuliskan ‘Grand Opening Telaga Sewu Purbolinggo Lampung Timur’. Yang sempat menjadi simbol protes atas kondisi jalan yang dinilai lama tak mendapat sentuhan perbaikan.
Suprayitno, warga setempat, menyebut aksi yang dilakukan ini tersebut sebagai bentuk penggugah kebersamaan. Ia menceritakan masyarakat sudah terlalu lama menunggu perbaikan, sementara kerusakan jalan kian meluas.
“Ini bentuk aspirasi luar biasa masyarakat Purbolinggo, Lampung Timur yang selama ini tidak terjamah pembangunan,” katanya, Sabtu (14/2/2026).
Meski sempat kecewa warga sebenarnya ingin turut membantu pemerintah.
“Kami pembayar pajak aktif, tapi jalannya selalu rusak, berlubang-lubang, panjang sekali dari Purbolinggo sampai Bumi Jawa,” sambungnya.
Menurutnya, jika tak segera dibenahi, akses penghubung Purbolinggo menuju Kota Metro dan Sukadana terancam lumpuh. Ia menyebut kini hanya sebagian kecil ruas jalan yang masih layak dilintasi.
Keluhan senada disampaikan Rosi. Ia mengatakan warga sudah berulang kali mengadu, namun belum ada perubahan signifikan hingga akhirnya aksi sindiran itu dilakukan.
“Mengadu sudah, ya sekarang kayanya pemerintah ini harus diviralkan dulu baru kelihatan kerja,dan Alhamdullilah langsung respon cepat meski ditutup sementara’, imbuhnya.
Pemkab Lamtim Klaim Sudah Anggarkan Perbaikan
Menanggapi viralnya video tersebut, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyatakan pemerintah daerah telah merespons cepat. Ia memastikan jalan yang viral itu sudah masuk dalam perencanaan pembangunan.
Hal tersebut bentuk kreatif, dan membantu pemerintah mendapatkan informasi detail mengenai lokasi kerusakan.
“Bahwasanya hari ini Pemkab Lampung Timur langsung merespon cepat, dinas terkait saat ini saya perintahkan untuk menimbun lubang-lubang yang ada di jalan tersebut,” tegasnya, Minggu (15/2/2026).
Ia juga menegaskan bahwa ruas jalan yang dikeluhkan warga sebenarnya telah masuk dalam anggaran pembangunan tahun 2026 dan akan dibenahi secara bertahap sesuai skala prioritas.
Dan hari ini sejumlah lubang segera di tutupi,terlebih terdapat komunitas sosial dan masyarak membantu dalam perbaikan jalan ini.
“Di samping itu jalan yang sempat viral tersebut telah kami masukkan dalam anggaran Pemkab untuk dilakukan pembenahan,” ujarnya.
Ela menyampaikan apresiasi dan sangat berterimakasih kepada masyarakat yang membantu dan media yang dinilai aktif memberikan informasi detail terkait kondisi infrastruktur di lapangan. Menurutnya, kritik yang disampaikan secara inovatif itu tetap membantu pemerintah.
“Kami juga berterimakasih kepada masyarakat dan temen temen media yang telah memberikan dukungan, perhatian, dan informasi yang membangun,” katanya.
Ia berjanji, selama masa jabatannya, pembangunan infrastruktur akan menjadi fokus utama. Pemerintah daerah, kata dia, tetap berkomitmen membangun sarana pendukung lainnya di wilayah tersebut.
“Perbaikan akan kami lakukan secara bertahap, dengan fokus pada infrastruktur sebagai prioritas masa jabatan kami,” tandasnya.



