RADAR24.co.id — Seorang pejabat di jajaran Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tanggamus, ditemukan meninggal dunia di ruang kerjanya pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Peristiwa ini sempat membuat geger lingkungan pemkab setempat, Tak lama diketahui pejabat tersebut adalah Kepala Bidang (Kabid) Perizinan, Miftahul Ulum bin Tarhib. Jenazah pertama kali diketahui dalam kondisi tidak bernyawa oleh istri penjaga Kantor Dinas Pariwisata yang berada di samping kantor DPMPTSP.

Saksi melihat melalui jendela, nampak korban terlentang di sofa ruang kerjanya. Setelah dipanggil berulang kali tanpa respon, saksi kemudian memastikan kondisinya dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Batin Mangunang untuk keperluan pemeriksaan medis. Namun, pihak keluarga memutuskan menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

Istri almarhum, Dewi Tri Rahayu, menyampaikan bahwa pada pagi hari suaminya sempat pamit berangkat ke kantor. Meski hari libur, ia tidak menanyakan keperluan almarhum datang ke kantor.

Miftahul Ulum wafat pada usia 45 tahun dan meninggalkan seorang istri serta satu orang anak. Jenazah telah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Pekon Tanjung Anom Kecamatan Kota Agung Timur.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Tanggamus, Erlan Saputra, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya salah satu pejabat di lingkungan kerjanya. Ia menilai almarhum sebagai sosok yang disiplin dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai Kabid Perizinan yang menangani berbagai proses administrasi dan layanan perizinan.

“Atas nama keluarga besar DPMPTSP, kami turut berduka cita. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Erlan.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi almarhum selama bertugas sebagai aparatur sipil negara di Kabupaten Tanggamus. Menurutnya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang mudah bergaul dan memiliki komitmen tinggi terhadap pekerjaan, bahkan kerap datang ke kantor di luar jam kerja maupun saat hari libur.

“Pengabdian beliau selama ini menjadi bagian penting dalam pelayanan perizinan di Kabupaten Tanggamus. Semoga segala amal dan baktinya mendapat balasan yang setimpal,” tutupnya.