RADAR24.co.id — Sebagian besar masyarakat Lampung Timur saat ini sedang menjalani ibadah bulan suci Ramadhan 1447/H Tahun 2026 dalam sebulan lamanya.

Agar umat muslim fokus pada ibadah dan menjalani puasa, Bupati Lampung Timur mengeluarkan Surat Edaran dengan Nomor : 100.3.4.3/02/07_UK/2026.

Surat edaran itu mengatur pengaturan operasional usaha hiburan malam dan usaha sejenisnya selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M di kabupaten Lampung Timur.

Mengacu pada peraturan daerah Kabupaten Lampung Timur Nomor 03 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, Dan Perlindungan Masyarakat, dalam rangka menghormati Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H 2026.

Dalam surat edaran itu sangat tegas, selama bulan suci Ramadhan 1447/H 2026 hiburan malam yang dapat mengganggu konsentrasi ibadah umat muslim dilarang beroperasi.

,”Menutup sementara tempat usaha Diskotik, Pub, Bar, Karaoke, Panti Pijat/Panti Kebugaran/Spa, dan Rumah Bola Sodok (Billiard) termasuk usaha yang berada di lingkungan hotel, terhitung mulai 1 (satu) hari sebelum 1 Ramadhan 1447 H sampai dengan 2 (dua) hari setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 H,”tegas isi surat edaran itu.

Selain tempat hiburan, bupati Lampung Timur juga menghimbau kepada pemilik usaha resto dan rumah makan agar menghormati umat yang sedang menjalani ibadah puasa.

Restoran, Rumah Makan, dan Cafe diminta tidak membuka pelayanan makan di tempat secara terbuka pada siang hari (menggunakan penutup/tirai) guna menghormati masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Tidak diperkenankan menyelenggarakan hiburan malam, pertunjukan musik, orgen tunggal, dan kegiatan sejenis yang dapat mengganggu pelaksanaan ibadah selama Bulan Suci Ramadhan.

Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut di atas akan dikenakan sanksi administratif berupa teguran, pencabutan izin, denda administrasi, penutupan sementara/penyegelan; dan/atau, pembongkaran sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 57 ayat (2) Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Timur Nomor 03 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, Dan Perlindungan Masyarakat.

Surat Edaran itu disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab bagi para pengusaha agar di patuhi dan saling hormat menghormati.