RADAR24.co.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan mandek selama kurang lebih satu bulan di dua sekolah dasar di Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung. Kondisi ini memicu sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung yang menilai siswa tidak boleh menjadi korban akibat ketidaksiapan sistem pelaksanaan program.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, distribusi makanan bergizi yang sebelumnya rutin diterima siswa tiba-tiba terhenti tanpa kejelasan. Pihak sekolah mengaku belum menerima pemberitahuan resmi terkait penghentian sementara tersebut.

Asroni menegaskan bahwa program MBG merupakan program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan dasar anak-anak sekolah. Menurutnya, tidak boleh ada kekosongan layanan dalam kondisi apa pun, terlebih jika penyebabnya hanya persoalan transisi administratif maupun teknis. Rabu (11/02/2026).

Jika memang ada peralihan dapur SPPG, dapur pengganti seharusnya sudah dipastikan siap secara operasional sebelum distribusi dari dapur sebelumnya dihentikan,” desaknnya.

Ia menilai peristiwa ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi antar pihak terkait, baik Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, maupun pengelola SPPG.

Menurutnya, setiap transisi layanan publik yang berkaitan langsung dengan pemenuhan gizi anak harus direncanakan secara matang agar tidak berdampak pada siswa.