RADAR24.co.id – Menyambut periode arus mudik dan balik Lebaran 2026, Rafflesia Group siap mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di seluruh ruas tol yang dikelolanya. Mengusung tema Mudik ASIK, Aman Selamat Ingat Keluarga, Rafflesia memfokuskan penguatan layanan operasional, manajemen lalu lintas terpadu, serta optimalisasi fasilitas pendukung, guna memastikan perjalanan yang aman, lancar dan nyaman bagi pengguna jalan. Kamis (12/3/2026).
Sehubungan dengan kebijakan pemerintah untuk melaksanakan Work From Anywhere serta pemberian diskon tarif tol sebesar 30%, penyebaran puncak arus mudik dan balik diprediksi akan mengalami pergeseran. Berdasarkan proyeksi trafik, di Trans Jawa, ruas Kanci–Pejagan diperkirakan akan melayani sekitar 1,4 juta kendaraan, sementara ruas Pejagan–Pemalang diproyeksikan mencapai 1.1 juta kendaraan selama periode mudik Lebaran. Sementara itu di Trans Sumatra, ruas Bakauheni–Terbanggi Besar diperkirakan akan melayani sekitar 900 ribu kendaraan, dan ruas Medan–Binjai diproyeksikan mencapai 600 ribu kendaraan selama periode mudik Lebaran.
CEO Rafflesia Group, Moh. Adhi Resza, menyampaikan bahwa peningkatan mobilitas masyarakat selama periode Lebaran telah diantisipasi melalui kesiapan operasional di seluruh ruas tol Rafflesia.
“Lebaran merupakan momentum mobilitas masyarakat dalam skala besar. Oleh karena itu, dibutuhkan persiapan yang optimal dan koordinasi menyeluruh dengan seluruh stakeholder terkait Kami memastikan seluruh ruas tol Rafflesia berada dalam kondisi baik agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan manfaat langsung bagi pengguna jalan, Rafflesia Group juga memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30% pada periode tertentu selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, dengan rincian sebagai berikut:
Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar:
1. Arus Mudik: berlaku 15 Maret 2026 (07.00 WIB) s.d 17 Maret 2025 (07.00 WIB) untuk perjalanan dari GT Bakauheni Selatan s/d GT Kayu Agung.
2. Arus Balik: berlaku 26 Maret 2026 (07.00 WIB) s.d 28 Maret 2026 (07.00 WIB) untuk arah sebaliknya. Ruas Kanci – Pejagan – Pemalang:
3. Arus Mudik: berlaku 15 Maret 2026 (05.00 WIB) s.d 17 Maret 2025 (05.00 WIB) untuk perjalanan menerus dari GT Cikampek Utama s/d GT Kalikangkung.
4. Arus Balik: berlaku 26Mar et 2026 (05.00 WIB) s.d 28 Maret 2026 (05.00 WIB) untuk arah sebaliknya.
Catatan: Potongan tarif tidak berlaku apabila transaksi dilakukan dengan saldo uang elektronik yang tidak mencukupi atau apabila sistem tidak dapat membaca asal dan golongan kendaraan.
Seluruh Rest Area pada ruas tol yang dikelola Rafflesia Group juga telah disiagakan untuk mendukung kenyamanan pengguna jalan selama periode mudik Lebaran, dengan berbagai fasilitas pendukung, termasuk SPBU serta Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk melayani kebutuhan kendaraan konvensional maupun kendaraan listrik.
Khusus di Rest Area KM 229B ruas Trans Jawa, fasilitas pengisian kendaraan listrik yang tersedia merupakan SPKLU Center dengan kapasitas terbesar di jaringan jalan tol, yang dilengkapi dengan 14 unit SPKLU dengan 26 nozzle yang memiliki empat metode pengisian, yaitu Ultra Fast Charging; Fast Charging; Medium Charging; dan Standard Charging, guna mengantisipasi peningkatan penggunaan kendaraan listrik selama periode mudik.
Selain itu, Rest Area Rafflesia juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang seperti toilet, masjid atau mushola, area parkir yang memadai, layanan top up kartu elektronik, tenant UMKM, mini market, posko kesehatan, bengkel serta petugas keamanan yang siaga selama 24 jam, untuk memastikan kenyamanan pengguna jalan selama perjalanan.
“Kami memahami bahwa rest area adalah titik krusial untuk mengurangi kelelahan pengemudi. Oleh karena itu, kami telah menyiapkan posko kesehatan, bengkel siaga, hingga memastikan pasokan BBM di SPBU tetap aman melalui kolaborasi lintas instansi pada 22 rest area yang berada di tol kami,” tambah Adhi Resza.
Selain memanfaatkan rest area di dalam tol, pengguna jalan juga dapat memanfaatkan fasilitas di luar tol, seperti SPBU, rumah makan, maupun destinasi wisata di sekitar koridor jalan tol, sebagai alternatif tempat beristirahat apabila ditemui kepadatan dalam rest area dengan keluar telebih dahulu dan masuk kembali melalui gerbang tol terdekat.
Lebih lanjut, demi menjamin kenyamanan pemudik dari Sumatera menuju Jawa, Rafflesia bersama Kepolisian dan ASDP menerapkan skema Delay System pada kantong-kantong parkir rest area KM 87B, KM 49B, dan KM 20B menuju pelabuhan Bakauheni. Strategi preventif ini dirancang untuk memitigasi kepadatan di area pelabuhan, sehingga mobilitas pengguna jalan tetap terjaga melalui pengaturan ritme arus kendaraan yang lebih terukur.
Rafflesia Group juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol.
Mudik ASIK, Aman Selamat Ingat Keluarga!ukupi sebelum memasuki jalan tol. Mudik ASIK, Aman Selamat Ingat Keluarga!



