RADAR24.co.id — Viral di sosial media, seorang emak-emak di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi korban jambret di siang bolong.

Peristiwa itu, terjadi di Jl Tamalate IV, Setapak 6, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (29/3/2026).

Dalam rekaman video CCTV yang beredar, korban mengenakan kerudung kuning berjalan seorang diri sambil menenteng tas.

Tiba-tiba dari arah belakang, seorang pemotor merampas tas yang dibawa korban. Pemotor itu, mengenakan kaos lengan panja dan tas samping serte helm.

Pelaku yang mengendarai motor metik tanpa plat nomor di bagian belakang, langsung kabur begitu berhasil merampas tas korban.

Korban sempat berteriak, namun kondisi lorong yang sepi membuat pelaku leluasa kabur.

Korban, Nikmayati (66), mengatakan, sebelum dijambret, dirinya dan pelaku sempat berpapasan di ujung lorong.

Namun, ia tak menyangka pelaku memutar balik kendaraannya dan membuntuti dari belakang.

“Awalnya saya berpapasan, tanpa rasa curiga sedikitpun. Sempat saya tengok saya lihat dia mutar, tapi saya tidak tahu dia mau masuk setapak,” kata Nikmayati ditemui di lokasi, Senin (30/3/2026).

“Jadi begitu serasa ini (tas) saya ditarik, saya langsung ini (sadar) jambret. Jadi saya sempat teriak, tapi tidak ada orang-orang memang,” lanjutnya.

Peristiwa itu, lanjut Nikmayati terjadi sekitar pukul 11.30 Wita. “Kejadiannya itu sekitar setengah 12 lah, saya dari hadiri acara halalbihalal,” katanya.

Meski tak banyak uang cash di dalam tas, Nikmayati mengaku sangat dirugikan atas peristiwa itu. Pasalnya, beberapa kartu debit dan surat berharga miliknya ada di dalam tas.

“Uangnya mungkin tidak sampai Rp200 ribu, cuman itu surat-surat sama kartu-kartu di dalam,” keluhnya.

Peristiwa itu, pun telah dilaporkan ke Polsek Rappocini, selang beberapa jam setelah kejadian.

Ibu delapan anak ini, berharap polisi dapat menangkap pelaku. Sebab kata dia, peristiwa serupa bukan kali pertama terjadi di sekitar lokasi.

“Pernah (sebelumnya) ada ibu-ibu sini sudah di depan rumah mau masuk rumahnya, tahu-tahu dijambret juga,” ungkapnya.

Terpisah Kapolsek Rappocini Kompol Ismail yang dikonfirmasi, mengaku sementara menyelidiki pelaku.

“Tadi malam sudah diterima laporannya, sementara masih penyelidikan. Termasuk rekaman CCTV masih didalami,” ucapnya.