RADAR24.co.id — Kantor pencarian dan pertolongan Manado Gempa bumi kuat dengan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya pada Kamis (2/4/2026) pagi pukul 06.48 WITA. Berdasarkan laporan, pusat gempa berada sekitar 129 kilometer tenggara Bitung dengan kedalaman 62 kilometer.
Guncangan gempa dirasakan kuat oleh masyarakat, khususnya di Kota Bitung, selama kurang lebih 15 hingga 20 detik dan sempat menimbulkan kepanikan. Warga di wilayah Girian Bawah melaporkan adanya fenomena surutnya air laut hingga sekitar 7–10 meter dari garis pantai. Sementara di Pantai Candi, Bitung Barat Dua, air laut juga terpantau surut sekitar 5 meter sesaat setelah gempa terjadi.
Hingga saat ini, tercatat telah terjadi 25 kali gempa susulan. Selain itu, terpantau adanya kenaikan muka air laut di beberapa wilayah pesisir, sehingga kondisi masih dalam pemantauan intensif oleh pihak berwenang.
Peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan telah resmi berakhir
Dari data sementara, gempa ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan 3 orang mengalami cedera ringan. Selain itu, kerusakan juga dilaporkan terjadi pada sejumlah bangunan, meliputi enam unit rumah, empat gedung perkantoran, serta empat rumah ibadah.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, George Mercy Randang S.ip., M.A.P., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Ia juga mengingatkan warga agar menjauhi wilayah pantai dan daerah rendah serta selalu mengikuti informasi resmi dari instansi terkait seperti BMKG dan BPBD.
Saat ini, kondisi di wilayah terdampak masih terus dipantau oleh tim SAR gabungan dan instansi terkait guna mengantisipasi perkembangan situasi lebih lanjut.



