RADAR24.co.id — Aksi penembakan tergolong nekat dialami seorang pegawai Bank Lampung Sapri alias SP (52), Kamis (26/2/2026) dinihari.
Bagaimana tidak. Saat itu -sekira pukul 00.00 WIB- SP tengah tidur di kamar, di rumahnya di Kampung Tunggal Warga, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang.
Mendadak ia terbangun sambil menjerit kesakitan. Hanya beberapa saat setelah terdengar suara letusan senjata api. Sang pegawai Bank Lampung itu ternyata tertembak di bagian kaki kanan tepat di atas mata kaki.
Sontak warga sekitar gempar. Karena suara letusan senjata api cukup menggelegar. Mereka berbondong ke rumah SP. Saat itu, pegawai Bank Lampung tersebut masih mengaduh kesakitan akibat peluru menembus kakinya.
Beberapa warga mengaku aksi penembakan terhadap pegawai Bank Lampung ini tergolong nekat. Karena saat itu korban tengah tidur di kamarnya dan suasana sekitar sangat tenang.
Dugaan sementara, korban SP ditembak menggunakan senjata api melalui lubang ventilasi udara dari bagian belakang rumah atau samping rumah.
Setelah dianggap situasi aman, SP langsung dilarikan ke Rumah Sakit Penawar Medika guna mendapatkan perawatan intensif atas luka proyektil dari senjata api tersebut.
Anggota Polsek Banjar Agung dan bagian identifikasi Polres Tulang Bawang tidak berselang lama telah berdatangan dan langsung melakukan oleh TKP.
Kapolsek Banjar Agung, Irwansyah, melalui Panit Reskrim Polsek Banjar Agung, Ipda Sigit Kartono, mengatakan, saat olah TKP ditemukan satu proyektil peluru kaliber 22, yang berada di bawah kasur korban.
“Untuk jenis senjata yang digunakan pelaku masih dalam proses penyelidikan oleh anggota Polsek Banjar Agung,” terangnya sebagaimana dikutip dari koraneditor.
Sementara korban SP -pegawai Bank Lampung- mengatakan, kejadian penembakan itu membuat dirinya kaget.
Ia berharap agar pelaku penembakan dapat segera ditangkap oleh pihak kepolisian.
Seiring kasus penembakan terhadap pegawai Bank Lampung ini, beredar kabar di kalangan masyarakat Kampung Tunggal Warga jika besar kemungkinan modusnya adalah adanya dendam kesumat pelaku kepada korban.
“Kalau lihat aksi yang nembak korban lewat ventilasi udara kamarnya, kelihatan sekali ada dendam di diri pelaku. Dendam kesumat begitulah. Karena targetnya ngabisin korban,” kata seorang warga setempat melalui telepon Kamis (26/2/2026) petang.
Aparat Polsek Banjar Agung diperkuat Polres Tuba masih melakukan penyelidikan. Ditargetkan dalam satu pekan kasus penembakan terhadap pegawai Bank Lampung ini sudah terungkap.



