RADAR24.co.id — Pemerintah Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) terus mendorong pemenuhan hak serta perlindungan terhadap anak melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (TGT KLA) dan Anggaran Responsif Gender, yang digelar pada Senin (9/2/2026) pagi, di ruang rapat Bappeda Lampung Timur,
Rapat dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Lamtim, Azwar Hadi didampingi Plt. Kepala Dinas P3AP2KB, Titin Wahyuni.
Dalam sambutan Wakil Bupati Lamtim, mengungkapkan rakor dilaksanakan sebagai upaya bersama untuk mensinergikan serta mengelaborasi seluruh sistem pembangunan berbasis hak anak.
“Untuk diketahui pemerintah melalui kemen PPPA RI melaksanakan penilaian kabupaten layak anak setiap 2 tahun sekali pada tahun 2024 Lampung Timur meraih penghargaan kabupaten layak anak dengan kategori Nindya” ujar Azwar.
Namun, demikian Wakil Bupati menekankan, bahwa proses terpenting dalam pengembangan kabupaten layak anak adalah koordinasi seluruh stakeholder yang ada di daerah, guna memenuhi hak hak anak yang harus dilakukan secara berkesinambungan.
“Kami berharap penguatan koordinasi dan kolaborasi seluruh stakeholder secara terencana menyeluruh dan berkelanjutan dalam melaksanakan kebijakan program dan kegiatan guna menjamin hak dan perlindungan anak harus terus kita tingkatkan” terangnya.
Azwar meminta seluruh perangkat daerah dan stakeholder terkait dapat melaksanakan proses pengisian data pada evaluasi KLA tahun 2024-2025 pada evaluasi KLA yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.
Hadir sebagai narasumber sekaligus fasilitator nasional KLA Tony Fisher, Kepala Bapedda yang diwakili Kabid perencanaan Mujianto, Kapolres Lampung Timur, Kejari, Kemenag, organisasi masyarakat LPAI, Fatayat NU, AKRAP, organisasi Wartawan IWO, serta OPD terkait.



