RADAR24.co.id — Pihak SPPG Cingkrong di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah meminta maaf soal menu yang disajikan terdapat belatung pada Kamis (5/3/2026) kemarin.

Pemilik SPPG tersebut, Andreas Nugroho menyatakan, hanya sedikit menu yang tak layak konsumsi dari jumlah total yang diberikan.

Ia pun menjelaskan kronologi pemberian menu MBG dengan sasaran 1.650 penerima manfaat itu.

”Pada Kamis itu melayani sekitar 1.650 penerima manfaat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menu yang disajikan kepada para penerima manfaat salah satunya adalah bandeng presto,” ujarnya dilansir Radar24 dari Murianews. Kamis (12/3/2026).

Dijelaskan, bandeng presto dipilih sebagai tambahan sumber protein hewani. Namun ketika proses pembagian makanan, ditemukan dua ekor bandeng presto dari total 1.650 porsi yang dibagikan berada dalam kondisi tidak layak konsumsi.

”Karena ada kejadian tersebut pihak sekolah melalui kepala sekolah melaporkan kejadian tersebut kepada Satuan Tugas (Satgas) MBG Kecamatan Purwodadi,” bebernya.

Siang itu, Satgas MBG Kecamatan Purwodadi langsung datang ke lokasi dapur untuk melihat secara dekat sampel makanan yang didistribusikan.

”Kemudian melakukan evaluasi berupa teguran terhadap proses penyortiran bahan makanan, pendistribusian, dan proses persiapan makanan,” katanya.

Dijelaskannya, kejadian tersebut tidak terjadi karena unsur kesengajaan. Namun akibat kelalaian dalam proses penyortiran dan pengecekan makanan sebelum didistribusikan.

”Kami meminta maaf kepada seluruh penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis atas kejadian tersebut,” lanjutnya.

Pihaknya menyatakan, hal tersebut menjadi pembelajaran berharga untuk meningkatkan pengawasan dan kualitas dalam proses penyediaan makanan.

”Agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari,” tandasnya.