RADAR24.co.id — Polisi mengungkap motif dibalik pembunuhan sadis terhadap seorang karyawan Bulog di Kabupaten Tulang Bawang. Pelaku diketahui menyimpan dendam setelah terlibat cekcok dengan korban di tempat hiburan malam
Pelaku utama bernama Jaili (36) kini telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh jajaran Satreskrim Polres Tulang Bawang.
“Hasil pemeriksaan, motif pelaku ini ada dendam. Jadi korban dan pelaku sempat bersenggolan di tempat karaoke malam harinya hingga berujung cekcok,” ujar Kasatreskrim Polres Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama dikonfirmasi, Sabtu (14/3/2026).
Apfryyadi mengungkapkan, antara korban dan pelaku sebelumnya tidak saling mengenal. Namun, keduanya berselisih paham setelah sempat bersenggolan saat berada di tempat karaoke pada malam sebelum kejadian.
Setelah kejadian tersebut, pelaku kemudian mencari tahu keberadaan korban. Keesokan harinya, pelaku mendatangi kontrakan korban hingga terjadi peristiwa penganiayaan berat tersebut.
“Kemudian rupanya keesokan harinya, pelaku ini mendapatkan lokasi kontrakan korban hingga akhirnya didatangi dan terjadi peristiwa penganiayaan berat tersebut,” ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan lanjutan, petugas juga melakukan tes urine terhadap pelaku. Hasilnya, pelaku diketahui positif mengonsumsi narkotika jenis sabu.
“Kami juga melakukan pengecekan urine pelaku dan rupanya positif mengandung zat amfetamin. Yang bersangkutan mengkonsumsi sabu,” tegasnya.
Atas perbuatannya, Jaili kini resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Tulang Bawang. Pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan berencana, sebagaimana diatur dalam Pasal 459 KUHP subsider Pasal 458 KUHP UU Nomor 1 Tahun 2023.
“Ancaman hukuman terhadap tersangka maksimal pidana mati, atau penjara seumur hidup, atau minimal pidana penjara paling lama 20 tahun,” imbuh Kasatreskrim.
Diketahui, Korban Ahmad Fajar Aries Saputra (40) ditemukan tewas bersimbah darah setelah diserang dua pria menggunakan senjata tajam jenis samurai.
Insiden penganiayaan ini terjadi di kontrakan korban berada di Kampung Suka Bhakti, Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.
Akibat serangan tersebut, korban Ahmad Fajar mengalami luka tebasan parah pada bagian leher hingga nyaris putus dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Idtime



