RADAR24.co.id — Anggota Polres Kabupaten Kepulauan Selayar, Briptu Muhlis menjalani perawatan di RS Bhayangkara Makassar, Senin (30/3/2026).
Ia mengalami patah tulang usai diamuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kepulauan Selayar pada, Selasa (24/3/2026).
Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan, menjenguk langsung Briptu Muhlis yang tengah menjalani perawatan di RS Bhayangkara.
Briptu Muhlis sebelumnya merupakan personil yang mengalami luka saat bertugas mengamankan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang mengamuk menggunakan kapak di Jalan Jenderal Ahmad Yani.
Sebelumnya sempat dirawat di RSUD KH. Hayyung Selayar, korban kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara Makassar pada Jumat (27/3/2026) untuk penanganan lanjutan.
Dari hasil pemeriksaan medis, diketahui bahwa cedera pada kaki kanan yang dialami Briptu Muhlis merupakan patah tulang. Sehingga harus menjalani tindakan operasi pemasangan gips.
Saat dijenguk Kapolres, Briptu Muhlis dilaporkan telah selesai menjalani operasi dan dalam tahap pemulihan.
Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan menyampaikan perhatian dan dukungan penuh kepada anggotanya yang mengalami luka dalam pelaksanaan tugas.
“Kami memastikan bahwa Briptu Muhlis mendapatkan penanganan medis terbaik. Alhamdulillah, operasi telah berjalan dengan baik dan saat ini dalam tahap pemulihan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa apa yang dialami Briptu Muhlis merupakan bagian dari risiko tugas yang dihadapi anggota Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
“Pengorbanan yang ditunjukkan anggota kami adalah bentuk nyata dedikasi dalam menjaga keamanan. Kami berharap Briptu Muhlis dapat segera pulih dan kembali bertugas seperti sediakala,” tambahnya.
Kapolres menegaskan bahwa institusi akan terus memberikan dukungan penuh terhadap proses penyembuhan.
Sekaligus memastikan penanganan lanjutan terhadap ODGJ dilakukan melalui koordinasi lintas sektor agar kejadian serupa tidak terulang dan situasi kamtibmas tetap kondusif.
Tahun lalu peristiwa aksi amukan ODGJ di Selayar menewaskan seorang ibu rumah tangga. Korban menderita luka usai kapak ODGJ mengenai kepala korban.
Kapolres berharap agar senantiasa berhati-hati terhadap orang dalam ODGJ.



