RADAR24.co.id — Seorang anggota TNI, Bintara Pembina Desa (Babinsa) di teritorial Koramil Kapontori, Kabupaten Buton dikeroyok warga saat bertugas pengamanan acara joget di Desa Wakalambe, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Senin 30 Maret 2026 Sekira pukul 01.10 WITA.
Kasatreskrim Polres Buton, AKP Sunarton Hafala SH MH menjelaskan untuk menghindari keributan saat acara joget, korban berbicara di mic dan memberi pengumuman bahwa masyarakat akan diberi kesempatan beberapa lagu setelah itu acara akan di tutup.
“Kemudian korban hendak pulang menuju ke motornya namun pada saat itu korban didatangi oleh seseorang dan berkata kepada korban “Kamu nama A ( inisial) kah , saya dengar kamu cari-cari saya” Dan korban menjawab “Ada masalah apa, saya tidak kenal kamu,” Ujar kasat Reskrim dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/4/2026).
Lanjut, ketika korban naik ke motornya dan berjalan sekitar 2 meter, tiba-tiba datang orang tidak dikenal berboncengan menggunakan motor dan menyusul korban serta langsung memarkirkan kendaraannya didepan motor pelapor.
“Kita yang bermasalah sama om ku kah ?”, Setelah itu korban menjawab “Om Mu Siapa?” dan korban mendekati para pelaku dan bertanya “Kita punya masalah apakah ?”
Lebih lanjut, dalam peristiwa itu, secara tiba-tiba pelapor langsung dipukul oleh pelaku di bagian rahang kiri bawah dan orban dipukul secara bergantian dari arah belakang mengenai lehernya membuat korban terjatuh.
Selanjutnya pada saat posisi terbaring pelapor merasakan pukulan bertubi-tubi dan diinjak pada bagian belakang badan.
Atas kejadian tersebut korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut di Kantor Polsek Kapontori untuk di proses lebih lanjut.
Dari hasil penyelidikan, tim gabungan Resmob dan personil Polsek Kapontori berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku inisial MAF alias G umur 18 tahun dan inisial FS alias F umur 20 tahun. Keduanya merupakan warga Desa Lambusango, Kecamatan Kapuntori.
Kedua pelaku ditangkap pada Rabu 1 April 2026 sekitar jam 01.30 wita. Kini keduanya telah diamankan di Mapolres Buton untuk penyelidikan lebih lanjut.



