RADAR24.co.id — Keluhan seorang warga mengenai proses pembayaran pajak sepeda motor di Samsat Digital Drive Thru Mataram Baru, Lampung Timur, viral di media sosial. Dalam unggahan video oleh akun @Awan Setiawan, tersebut menyebut pengurusan pajak kendaraan terasa lebih mudah jika menggunakan biro jasa dibanding mengurusnya sendiri.
Dalam video itu, ia mengaku pihak petugas Samsat tidak mau memproses pajak kendaraannya karena harus pemilik KTP yang datang sendiri.
” Bayar pajek wae seng ndue KTP dadak kon rene, kok susah amat sih bayar pajak negara ini. KTP ada STNK ada orang yang punya KTP wes mati kok, tinggal bayar pajak tinggal nerimo” Ujarnya.
Warga tersebut lalu membandingkan dengan pengalamannya saat mengurus pajak menggunakan jasa Biro
“Kayak gini kok di Biro bisa opo masalahe , lokasi Sribhawono”, protesnya.
” Perasaan saya bayar di Bandar Lampung motor berapa aja juga enak Lo” Imbuhnya
Ia mengatakan bahwa, harus yang punya KTP yang kesini, klo gak ada yang punya KTP ke sini harus pakai surat kuasa.
“Lha Iki seng ndue KTP wes mati ” ujarnya.
“Giliran mengko mati pajek urusane dowo juga Karo seng tukang nyegat nyegati neng dalan” tambah dia
“Wes karep karepmu, gak bisa katanya harus yang punya KTP kesini. Masalahe opo bayar Negoro iki kok Yo susah men. Kari nerimo duet diurus cepret- cepret- iso. Biro jasa lo iso, Oke lek Ra iso , viral viral wes kono” pungkasnya.
Komentar warga net
Postingan tersebut langsung mendapat beragam tanggapan dari warga.
@Imam Hanafi : ora bayar pajak ora doso kok bos.
@Syaeh Khodin: Ujung ujunge duet maneh kui bos.
@Nover Riyan: Kadang” aturan Samsat ini mempersulit, biro jasa itu emang yg a/n yg jalan majek. sangat” aneh.
@Abi Somad: saya kmren begitu.. diminta KTP yg atas nama sesuai di STNK..atau diminta surat kuasa..atau surat jual beli.. di Samsat Lampung Tengah.. aihnya sy batalkan untuk bayar pajak.. yg untung sy tidak keluar uang untuk bayar pajak.. semoga kedepannya Samsat Lampung Tengah tidak mempersulit para kita yang mau nyumbang



