RADAR24.co.id — Sebuah langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional berhasil diwujudkan di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur. Pada Selasa, 15 Juli 2025, panen perdana jagung pipil sukses dilaksanakan di lahan seluas 2,6 hektar di Estate Sungai Mangkupa 1 Kemitraan 11 Blok Bravo B 46, PT. Bima Palma Nugraha, Desa Tepian Langsat, menghasilkan 2.000 kilogram jagung pipil.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Polri, TNI, Kementerian Pertanian, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), dan PT. Bima Palma Nugraha. Keberhasilan panen ini mencerminkan sinergi lintas lembaga dalam mendukung swasembada pangan.
Acara panen dihadiri oleh Kapolsek Bengalon AKP Mohamad Yazid, S.H., M.H., mewakili Danramil Bengalon/Babinsa Desa Tepian Langsat Serka Andi M., Kepala UPT P4 Kecamatan Bengalon Luky Harsono, SP., serta manajemen dan karyawan PT. Bima Palma Nugraha. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WITA dengan pembukaan, doa, sambutan, dan puncaknya panen jagung secara simbolis. Hasil panen akan dijemur dan digiling di KT. Bina Warga, Desa Sepaso Barat. Acara berlangsung aman dan kondusif hingga pukul 12.30 WITA.
Peran Polsek Bengalon dalam Ketahanan Pangan
Polsek Bengalon, di bawah kepemimpinan AKP Mohamad Yazid, menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung ketahanan pangan melalui pengembangan sektor pertanian dan peternakan. Pada 20 Februari 2025, Kapolsek memimpin penanaman jagung di lahan PT. KBN, menandai langkah awal peningkatan produksi pangan lokal. Pada 20 November 2024, Polsek Bengalon juga meluncurkan gugus tugas Polri untuk ketahanan pangan, mengawal keberlanjutan program pertanian di wilayah ini.
Hingga Juli 2025, Kapolsek secara rutin meninjau kegiatan penanaman dan panen jagung, memberikan dukungan teknis dan moral kepada petani, serta mengidentifikasi potensi pengembangan lebih lanjut. Upaya ini sejalan dengan target nasional Polri untuk penanaman jagung di 1,75 juta hektare lahan pada Semester II-2025.
Ke depan, Polsek Bengalon akan memperluas kerja sama dengan TNI untuk memperkuat ketahanan pangan, tidak hanya di sektor pertanian tetapi juga peternakan ayam. Sinergi ini diharapkan menciptakan program terstruktur untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bengalon. Komitmen Polri, khususnya Polsek Bengalon, dalam mendukung kemandirian pangan nasional menunjukkan peran strategis aparat keamanan di tingkat lokal untuk mewujudkan visi nasional.
AR