RADAR24.co.id — Aktivitas judi dadu dan sabung ayam milik Cabak yang berada di Kelurahan Limau Sundai, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai beroperasi secara terang-terangan.

Praktik ilegal tersebut telah berjalan cukup lama dan terkesan tidak ada hambatan hukum dari aparat penegak hukum.

Hal ini tentu menjadi tantangan Kapolres Binjai yang baru menjabat yaitu AKBP Mirzal Maulana dan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto.

Dari pantauan wartawan, Minggu, 11/1/2026) di TKP menunjukkan pelaku judi dadu buka setiap hari dan untuk sabung ayam buka di hari Kamis dan Minggu.

Warga sekitar sekitar yang enggan di sebutkan namanya mengatakan bahwa omzet judi dadu dan sabung ayam di lokasi tersebut mencapai puluhan juta rupiah per hari dalam setiap putaran permainan.

” Banyak pemain ayam dari berbagai daerah yang datang untuk berjudi disana” ujar warga.

Warga merasa heran, pasalnya seperti tidak ada larangan dari aparat penegak hukum (Polisi) di wilayah tersebut.

” Seperti aman, bebas, dan nyaris tidak tersentuh razia” kata warga.

Warga lain berinisial S (43) merasa resah dengan adanya kegiatan perjudian tersebut.

“Kami sudah terlalu lama resah. Judi ini bukan baru satu atau dua hari. Kami berharap aparat benar-benar menutup lokasi judi ini, bukan sekadar datang mengambil foto dokumentasi,” ujar S.

“Kalau lambat dilakukan oleh Polsek Binjai Barat, terpaksa kami geruduk lapak penyakit masyarakat yang merisaukan tersebut, ” tandasnya.

Warga Kelurahan Limau Sundai, Binjai Barat menanti langkah konkret dari aparat penegak hukum dan benar-benar menindak para pelaku perjudian tanpa pandang bulu.

Terpisah saat kita Konfirmasi Kapolsek Binjai Barat AKP Sulthony melalui Pesan Whatsapp ke nomor +62 812-6464-6xxx, Selasa, 13/1/2026 Sampai berita Ini terbit belum memberikan balasan.

Hal yang sama Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumut, Kombes Pol. Ricko Taruna Mauruh, sempat dihubungi melalui pesan Whatsapp ke nomor +62 813-4493-xxxx, Selasa 13/1/2026, namun, hingga berita ini terbit belum membalas.