RADAR24.co.id — Terjadi peristiwa menggemparkan sorang karyawan bernama Wira ditemukan meninggal dunia dengan luka tusuk di sebuah toko tempatnya bekerja di RT 08, Kelurahan Gunung Samarinda Baru (GSB), Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (26/1/2026) siang.

Polisi menduga korban meninggal akibat penikaman. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar setelah terdengar keributan dari arah toko milik warga setempat.

Salah satu saksi, Yasin, mengatakan dirinya mendatangi lokasi setelah mendengar suara gaduh.

“Saya dengar ribut, pas sampai korban sudah tergeletak di dalam toko. Awalnya dikira kesetrum, tapi ternyata ada luka tusuk di perut,” kata Yasin di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi awal, korban mengalami dua luka tusukan. Warga sempat membawa Wira ke Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan.

Namun korban diduga telah meninggal dunia sebelum mendapatkan penanganan medis.

Aparat kepolisian dari Polda Kaltim, Polresta Balikpapan, dan Polsek Balikpapan Utara langsung mengamankan lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hingga sore hari, area sekitar toko masih dipadati warga yang ingin mengetahui perkembangan kasus tersebut.

Dalam penyelidikan awal, polisi mengamankan tiga orang tetangga korban yang memiliki usaha toko sembako bersebelahan dengan lokasi kejadian. Ketiganya diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kapolsek Balikpapan Utara AKP Agus Fitriadi mengatakan, pihaknya masih mendalami peran ketiga orang yang diamankan tersebut.

“Saya belum bisa menyampaikan secara detail. Mohon waktu sebentar, kami masih melakukan pendalaman,” ujar Agus di lokasi.

Ia menambahkan, kepolisian masih fokus mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap pelaku serta motif di balik penikaman tersebut.

“Kami mohon doanya agar kasus ini bisa segera terungkap,” kata Agus.

Dalam proses pengamanan, polisi juga menyita sebilah pisau yang diduga digunakan untuk menikam korban.

Pisau tersebut ditemukan di salah satu ruko di sekitar lokasi dan telah diamankan dalam kantong barang bukti.

Sejumlah saksi turut diamankan untuk kepentingan pemeriksaan. Salah satu saksi terlihat menunjukkan emosi saat proses pengamanan berlangsung, sementara saksi lainnya dibawa petugas dengan tangan terborgol.

Garis polisi masih terpasang di tempat usaha korban dan toko di sekitarnya guna mempermudah proses penyelidikan.

Polisi memastikan akan menyampaikan perkembangan terbaru setelah pemeriksaan saksi dan barang bukti selesai dilakukan.