RADAR24.co.id — Dalam rangka meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan selama arus mudik Lebaran 2026, PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) bersama dengan PT Hakaaston (HKA) melaksanakan kegiatan Operasi Antisipasi Mengantuk (Microsleep) di Rest Area KM 116 B Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar pada Sabtu, 14 Maret 2026, pukul 01.00 – 04.00 WIB (dini hari).

Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kelelahan pengemudi, khususnya pada waktu dini hari yang dikenal sebagai salah satu periode rawan terjadinya microsleep bagi pengguna jalan yang menempuh perjalanan jarak jauh selama musim mudik.

Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan self-assessment terhadap kondisi fisik pengemudi serta pengecekan kondisi kendaraan pengguna jalan yang melintas maupun yang singgah di Rest Area KM 116 B. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan pengemudi dalam kondisi yang cukup prima untuk melanjutkan perjalanan serta kendaraan berada dalam kondisi aman dan layak jalan.

Direktur Utama PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, I Wayan Mandia, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keselamatan pengguna jalan tol, khususnya pada periode arus mudik yang memiliki tingkat mobilitas kendaraan yang tinggi.

“Keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas utama kami. Melalui kegiatan Operasi Microsleep ini, kami ingin mengingatkan para pengemudi agar selalu memperhatikan kondisi fisik selama perjalanan, terutama pada waktu dini hari yang sangat rentan terhadap rasa kantuk. Kami juga mengimbau agar pengguna jalan tidak ragu memanfaatkan rest area untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk,” ujar I Wayan Mandia.

Ia menambahkan bahwa sejak Tanggal 11 Maret sampai dengan 13 Maret sudah ada terjadi peningkatan arus kendaraan yaitu tercatat 111.481 kendaraan yang melintasi Tol Bakter atau meningkat 37% dibandingkan dengan lalu lintas normal, sehingga kami selalu ingatkan dan tekankan kepada pengguna jalan atau pemudik untuk terus berhati-hati dan beristirahat jika lelah atau mengantuk.

Selain itu, petugas juga memberikan sosialisasi kepada pengguna jalan mengenai bahaya microsleep, yaitu kondisi tertidur sesaat secara tidak disadari akibat kelelahan saat berkendara. Dalam sosialisasi tersebut, pengguna jalan dihimbau untuk tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan apabila mulai merasakan kantuk dan disarankan untuk beristirahat sejenak di rest area yang tersedia guna memulihkan kondisi fisik sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Salah satu pengguna jalan yang mengikuti kegiatan tersebut, Rudi Hartono, yang sedang melakukan perjalanan dari Bandar Lampung menuju Palembang, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh pengelola tol dan para petugas di lapangan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keselamatan pengguna jalan, dalam kegiatan ini juga dilakukan pembagian extra fooding dan merchandise kepada para pengemudi berupa kopi, minyak angin, tolak angin, serta snack. Pemberian ini diharapkan dapat membantu menjaga kebugaran pengemudi selama perjalanan jarak jauh.

Tidak hanya itu, petugas juga melakukan pemasangan scotlight atau stiker reflektif pada bagian belakang kendaraan truk maupun pick up yang belum dilengkapi perangkat reflektif. Pemasangan scotlight ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas kendaraan pada malam hari sehingga dapat meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya pada kendaraan angkutan barang.

Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran para pengguna jalan terhadap pentingnya menjaga kondisi fisik saat berkendara semakin meningkat, serta memanfaatkan fasilitas rest area yang tersedia untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk. Dengan demikian, perjalanan mudik Lebaran 2026 diharapkan dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan selamat sampai tujuan.