Lewati ke konten
Radar24.co.id

Radar24.co.id

Jujur Lantang Bersuara

Rabu, 28 Oktober 2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • Telegram
  • Berita
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi
News
Menko Polkam Apresiasi langkah Polda Papua Barat Daya bersama TNI dan Pemda dalam Pemulihan Keamanan Berbasis Humanity Approach Momentum Sumpah Pemuda Puskesmas Cibaliung Tegaskan Komitmen Pemuda Sebagai Penjaga Kesehatan Bangsa Diduga Gelapkan Uang Rp29,7 Juta, Advokat di Metro Terjerat Kasus Penipuan Operasi Patuh Krakatau 2026, Polres Lampung Tengah Periksa Kendaraan Personel Kapolda Lampung Terjunkan Personel Amankan PWI Half Marathon dan Kick-off HPN-Porwanas 2027
  • Berita

Perang AS, Israel dan Iran Makin Tak Terkendali, Trump Pusing Sendiri

M. Abdul Jabar
M. Abdul Jabar
Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:25 WIB
Oplus_131072
RADAR24.co.id — Perang antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran memicu lonjakan harga minyak dunia dan meningkatkan risiko tekanan besar terhadap perekonomian AS. Dampaknya terhadap ekonomi global kini sangat bergantung pada seberapa cepat jalur pengiriman minyak melalui Selat Hormuz kembali normal.
Presiden AS Donald Trump menyatakan konflik tersebut sebagai kemenangan cepat bagi Washington. Jika menurut Trump, “Kita menang, dalam satu jam pertama semuanya berakhir,” tetapi pasar energi menunjukkan kekhawatiran berbeda karena gangguan terhadap pengiriman minyak dari kawasan Teluk masih terjadi.
Lonjakan ketegangan di Timur Tengah telah mendorong harga minyak global melonjak hingga di atas US$100 (Rp1,69 juta) per barel. Eskalasi konflik tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi dunia.
Para analis menilai tekanan terhadap ekonomi AS akan sangat ditentukan oleh lamanya konflik berlangsung. Jika perang berkepanjangan dan lalu lintas kapal tanker minyak melalui Selat Hormuz terus terganggu, harga energi berpotensi naik lebih tinggi dan memicu tekanan inflasi.
Peneliti senior di Center for a New American Security, Rachel Ziemba, mengatakan konflik yang berlarut-larut dapat membuat harga energi semakin mahal dan bergejolak bagi konsumen.
“Jika perang ini berlarut-larut dan terutama jika intensitasnya tetap seperti ini, harga akan lebih tinggi dan lebih fluktuatif bagi konsumen,” ujarnya, seperti dikutip Al Jazeera.
Menurutnya, harga minyak bisa kembali stabil lebih cepat jika konflik berakhir dalam waktu singkat dan situasi kawasan kembali kredibel serta stabil.
Lonjakan harga energi juga meningkatkan risiko resesi bagi ekonomi AS. Kepala Institut Kebijakan Energi Universitas Chicago, Sam Ori, mengatakan dalam sejarah ekonomi modern, resesi sering terjadi ketika harga minyak mencapai sekitar 4-5% dari produk domestik bruto (PDB) dan bertahan tinggi dalam waktu lama.
Ia memperkirakan resesi bisa terjadi jika harga minyak bertahan di kisaran US$140 (sekitar Rp2,37 juta) per barel sepanjang tahun ini. Risiko tersebut bahkan bisa muncul lebih cepat jika Selat Hormuz, jalur yang menyalurkan lebih dari seperlima pasokan minyak dunia, ditutup dalam waktu lama.
Dampak kenaikan harga minyak juga mulai dirasakan langsung oleh konsumen AS. Analis GasBuddy, Patrick DeHaan, mengatakan harga rata-rata bensin nasional telah naik menjadi sekitar US$3,59 per galon, meningkat sekitar 65 sen sejak Februari.
Menurut DeHaan, harga bensin dapat turun kembali dalam beberapa minggu jika konflik segera berakhir. Namun setiap minggu perang berlanjut berpotensi mendorong kenaikan harga tambahan sekitar 25 hingga 40 sen per galon.
Tekanan inflasi akibat lonjakan energi juga meningkatkan risiko munculnya kembali “stagflasi”, yaitu kondisi ketika inflasi tinggi terjadi bersamaan dengan pertumbuhan ekonomi yang stagnan dan pengangguran tinggi.
Direktur fakultas Energy Institute di Haas School of Business University of California Berkeley, Severin Borenstein, mengatakan situasi tersebut akan menjadi tantangan besar bagi bank sentral AS. “Tentu ada kekhawatiran tentang stagflasi lagi,” ujarnya.
Jika inflasi meningkat, Federal Reserve (The Fed) akan menghadapi dilema kebijakan. Menurunkan suku bunga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi namun berisiko memperburuk inflasi, sementara menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi justru dapat memperlambat perekrutan tenaga kerja.

Reporter: M. Abdul Jabar

Tag

  • Iran

  • Israel

  • Makin

  • Perang

  • Terkendali

Artikel Terkait

Advetorial
11 Februari 2024

Peringati Hari Pers Nasional PD IWO Halmahera Utara Beri Santunan ke Pondok Pesantren 

Berita
6 Desember 2025

Tarif Tol Bakauheni–Terbanggi Besar Naik, Pengemudi Truk Ramai-ramai Pindah ke Jalur Lintas Tengah dan Timur Sumatera

Hukum dan Kriminal
12 Januari 2026

Kasus Pembakaran Gedung DPRD Sulawesi Selatan, 10 Terdakwa Minta Dibebaskan

Politik
2 November 2025

Megawati Ingatkan Pemerintah Tidak Sembarangan Beri Gelar Pahlawan

Advetorial
1 Juli 2024

Puncak HUT Bhayangkara ke 78 Digelar di Lapangan Kantor Walikota Bitung 

Berita
3 Januari 2025

Atasi Konflik Gajah Liar di Tanggamus, 3 Mahot Didatangkan

Rekomendasi

Berita
2 bulan yang lalu

Desakan Makin Keras, Tiga Elemen Minta Polres Pesawaran Segera Buka Kejelasan Pengaduan Yusnizar

Hukum dan Kriminal
26 Juni 2026

Gugatan MBG Makin Memanas, LBH Jakarta Ajak Publik Ikut Suarakan di Mahkamah Konstitusi

Berita
1 Juni 2026

Bom Diduga Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Orang Tewas

Berita
21 Mei 2026

Israel Bebaskan Seluruh Aktivis Kemanusiaan Global Sumud Flotilla, Termasuk 9 WNI

1.000 siswa akan tampil membawakan Tari Melinting pada Festival Way Kambas 2026
Pariwisata

1.000 siswa akan tampil membawakan Tari Melinting pada Festival Way Kambas 2026

Senin, 12 Oktober 2026

RADAR24.co.id, Lamtim --- Sebanyak 1.000 siswa terdiri dari siswa SD, SMP akan membawakan Tari Melinting dalam pagelaran Festival Way Kambas…

Marsda Dedi Saprudin Tinjau Wajah Baru TNWK: Jaga Untuk Kita
Pariwisata

Marsda Dedi Saprudin Tinjau Wajah Baru TNWK: Jaga Untuk Kita

Sabtu, 25 Juli 2026

RADAR24.co.id – Marsekal Muda TNI Dedi Saprudin Samsudin selaku Deputi Bidang Dukungan Program Strategis Presiden dari Sekretariat Presiden RI, berkunjung…

Menjaga Way Kambas untuk Generasi Mendatang
Pariwisata

Menjaga Way Kambas untuk Generasi Mendatang

Sabtu, 25 Juli 2026

RADAR24.co.id – Pemerintah mulai mengubah pendekatan dalam pengelolaan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung. Tak lagi semata berorientasi pada perlindungan…

Festival Sekappung Limo Migo II Hidupkan Kembali Warisan Adat di Taman Purbakala Pugung Raharjo
Pariwisata

Festival Sekappung Limo Migo II Hidupkan Kembali Warisan Adat di Taman Purbakala Pugung Raharjo

Minggu, 28 Juni 2026

RADAR24.co.id – Lampung Timur – Di tengah pesatnya perkembangan zaman, masyarakat kembali meneguhkan tekad menjaga warisan leluhur melalui penyelenggaraan Festival…

Advetorial

Advetorial

Bupati Ela Siti Nuryamah Buka Verifikasi Lapangan Penganugerahan Parahita Ekapraya di Lampung Timur

5 hari yang lalu
Advetorial

Bupati Lamtim: preservasi ruas jalan kabupaten Braja Sakti-Sriminosari optimalkan produktivitas warga

2 minggu yang lalu
Advetorial

Bupati Lampung Timur: Gerakan Pramuka Ambil peran strategis Bentuk Generasi berkarakter

2 minggu yang lalu
Advetorial

Transformasi Ekowisata Way Kambas: Wisata Minat Khusus Burung Berdayakan Desa dan Tekan Konflik Satwa

4 minggu yang lalu

Ekonomi

Ekonomi

Swasembada 8 Komoditas Pangan, Cadangan 5,2 Juta Ton dan Ekonomi Sidrap Tumbuh 7,71 Persen di Dua Tahun Prabowo-Gibran

4 hari yang lalu
Ekonomi

Pantai Wisata Cemara Lampung Timur sepi pengunjung dalam 3 bulan terakhir

1 minggu yang lalu
Ekonomi

Eks Mendag M Luthfi Beberkan Dugaan Permainan MSCI dan Tekanan Asing di Pasar Modal Indonesia

1 minggu yang lalu
Ekonomi

Harga Cabai Meroket Pembeli Mengeluh Uang Belanja Tidak Cukup Untuk Kebutuhan Sehari-hari

2 minggu yang lalu

Kesehatan

Kesehatan

Sepeda Jadi Gaya Hidup Baru di Lampung Timur, Warga Manfaatkan Jalan yang Semakin Membaik

2 bulan yang lalu
Kesehatan

Manfaat Makan Telur Rebus di Pagi Hari

2 bulan yang lalu
Kesehatan

Manfaat Jahe untuk Kesehatan

14 Juni 2026
Kesehatan

Manfaat Luar Biasa dari Rutin Mengonsumsi Pisang

1 Juni 2026

Terpopuler

1
Ekonomi

Bayar Pakai QRIS Kena Pajak? Begini Penjelasan Resmi DJP dan Aturan MDR 0 Persen Mulai 1 Oktober

2
Hukum dan Kriminal

Mantan Anggota Polisi di Lampung Timur Divonis 1,6 Tahun Penjara KDRT, JPU Ajukan Banding

3
Berita

Warga Jabung Lampung Timur Tewas Saat Nonton Hiburan Orgen, Diduga Over Dosis

4
Advetorial

Transformasi Ekowisata Way Kambas: Wisata Minat Khusus Burung Berdayakan Desa dan Tekan Konflik Satwa

5
Opini

Jalan Psikologis Menuju Keharmonisan Pribumi dan Perspektif Psikologi Terapan

6
Berita

Plt Kadis PUPR Lampung Timur Jarang Ngantor, Organisasi Pers Beri Catatan

7
Berita

Alumni PPNK Lemhannas 75 Perkuat Sinergi Pembangunan Hukum Nasional dan Semangat Kebangsaan

8
Berita

APBN 2027 Resmi Disahkan Rp4.106 Triliun, Pendidikan dan Kesehatan Tetap Masuk 8 Prioritas Utama

9
Hukum dan Kriminal

Ketua AKRAP Sesalkan Vonis Ringan Mantan Polisi Pelaku KDRT di PN Sukadana Lampung Timur

10
Hukum dan Kriminal

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Buntut Putusan MK, Dugaan Pemalsuan Suket Penyetaraan Pendidikan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers

Copyright © 2023 PT Lampung Dua Empat Mediatama

PT. LAMPUNG DUA EMPAT MEDIATAMA

Rejomakmur , RT 09/03 desa Sidorejo kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur
lampungtimurnews@gmail.com
mediaradar24@gmail.com
0857-8355-7825
0853-6641-8500

Follow Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube
  • Telegram

Jelajahi Berita Kami di

appstore
playstore

  • Politik
  • Pariwisata
  • Berita
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Hukum dan Kriminal
  • Olahraga

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers

Copyright © 2026 Radar24.co.id. All rights reserved.

© 2026 PT Digital Kreator Nusantara