RADAR24.co.id — Heboh aksi tawuran sekelompok pemuda di Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Polisi yang turun ke lokasi langsung membuat para pelaku tawuran membubarkan diri.

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Uji Mughni mengatakan pihaknya menerima informasi adanya tawuran di tengah jalan pada Rabu (25/3) malam. Dua kelompok tersebut diduga merupakan warga dari Jalan Abubakar Lambogo (Ablam), melawan warga dari Jalan Sukaria, Makassar.

“Informasinya mereka tawuran di jalan raya. Diduga salah satu kelompok itu dari Ablam, (lawannya) ada yang menduga dari kelompok Sukaria,” ujar Uji kepada wartawan, Jumat (27/3/2026).

Dalam aksi tersebut, para pelaku diketahui menggunakan bambu. Polisi memastikan tidak ditemukan penggunaan senjata tajam jenis busur.

“Yang terlihat mereka menggunakan bambu, tidak ada senjata tajam jenis busur,” tutur Uji.

Saat petugas dari Unit Resmob Polsek Panakkukang tiba di lokasi, para pelaku langsung membubarkan diri. Meski sempat terjadi keributan, tidak ada laporan warga yang mengalami luka dalam kejadian tersebut.

“Begitu anggota tiba, mereka langsung bubar, jadi nihil yang diamankan. Tidak ada korban luka dalam kejadian ini,” kata Uji.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, polisi langsung melakukan patroli dan menempatkan personel di sekitar lokasi kejadian. Upaya ini dilakukan guna mencegah tawuran kembali terulang dan mengamankan pelaku yang terbukti melakukan tindak pidana.

“Anggota kami stand by di lokasi dan patroli untuk pencegahan. Jika ke depan ada laporan dan ditemukan unsur pidana, tentu akan kami proses,” bebernya.

Berdasarkan video beredar, terlihat sekelompok pemuda di jalanan AP Pettarani Makassar terlihat membawa tameng dan melempari warga ke arah Jalan Abubakar Lambogo. Akibat kejadian ini, arus lalu lintas sempat terganggu dan para pengemudi memilih untuk menghentikan kendaraannya.