RADAR24.co.id — Kebakaran melanda bangunan Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel yang berada di Jalan TK Aisyiyah, Pekon Purwodadi, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Personel Damkarmat Tanggamus bersama Polsek Talang Padang dan Babinsa serta masyarakat bergerak cepat melakukan pemadaman sehingga kobaran api berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Kapolsek Talang Padang Iptu Harunur Rasyid, S.H., M.H. mengatakan, begitu menerima informasi adanya kebakaran, personel langsung diterjunkan ke lokasi bersama Damkarmat Tanggamus untuk membantu proses pemadaman sekaligus mengamankan area agar tidak membahayakan masyarakat yang berada di sekitar tower.
“Personel kami bersama petugas Damkar, Babinsa, dan warga langsung melakukan upaya pemadaman. Setelah api berhasil dipadamkan, anggota juga melakukan pengamanan lokasi serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi untuk mengetahui penyebab kebakaran,” kata Iptu Harunur mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.
Iptu Harunur menjelasakan, berdasarkan hasil identifikasi awal, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Untung, penjaga bangunan BTS yang rumahnya berada tidak jauh dari lokasi. Saat berada di sekitar rumahnya, ia melihat kepulan asap hitam keluar dari bangunan BTS.
Menyadari adanya kebakaran, Untung segera meminta bantuan kepada pengendara yang melintas untuk menghubungi petugas Pemadam Kebakaran. Tidak lama berselang, sekitar pukul 12.40 WIB, api semakin membesar dan melahap bagian bangunan BTS.
Petugas Damkar yang tiba di lokasi bersama personel Polsek Talang Padang, Babinsa Gisting, dan masyarakat langsung berjibaku memadamkan api.
“Berkat penanganan cepat, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar 45 menit, sehingga tidak merembet ke area lain yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar,” jelasnya.
Iptu Harunur Rasyid menyebut, setelah api berhasil dipadamkan, lokasi kejadian dipasang garis pengamanan untuk kepentingan penyelidikan.
“Akibat kejadian tersebut, kerugian material sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut,” ungkapnya.
Kapolsek menegaskan, hingga saat ini penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan. Dugaan sementara, sumber api masih dalam pemeriksaan oleh teknisi dari pihak Telkomsel serta Inafis Polres Tanggamus yang akan melakukan pengecekan terhadap seluruh instalasi dan perangkat BTS yang terbakar.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Kami juga menunggu hasil pemeriksaan teknis dari pihak Telkomsel serta Inafis Polres Tanggamus agar penyebab pasti dapat diketahui,” tegasnya.
Kesempatan itu, Kapolsek mengimbau masyarakat untuk tidak mendekat are BTS selama proses pemeriksaan lanjutan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area tower selama proses pemeriksaan berlangsung sehingga tidak mengganggu proses penyelidikan,” tandasnya.



