RADAR24.co.id, Lampung Timur — Sejumlah organisasi pers dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Lampung Timur mengapresiasi langkah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampung Timur yang melibatkan pihaknya dalam kegiatan sosialisasi kebijakan pajak daerah.

Apresiasi tersebut disampaikan tepatnya dalam kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Aula Bapenda Lampung Timur. Kamis (08/10/2026).

Organisasi pers yang hadir antara lain PWI Lampung Timur, Perkumpulan Wartawan Warta Online (PWWO) Lampung Timur serta ketua LSM Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda Untuk Demokrasi (KAMPUD).

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapenda Lampung Timur yang telah melibatkan insan pers dalam kegiatan sosialisasi kebijakan pajak daerah ini,” kata Muklis ketua PWI Lamtim.

Lebih jauh dia menyampaikan, pemahaman masyarakat mengenai pajak perlu terus ditingkatkan. Dalam hal tersebut, media memiliki posisi strategis sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Wartawan tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga dapat menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat agar taat terhadap pajak,”Sambungnya.

Muklis menegaskan, PWI Lampung Timur siap mendukung Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, edukatif dan mudah dipahami masyarakat.

“Kami di PWI Lampung Timur berkomitmen dan siap mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam mengoptimalkan PAD melalui penyampaian informasi mengenai kebijakan pajak daerah secara akurat, berimbang, edukatif dan mudah dipahami masyarakat,”tutup Muklis Muklis.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Lampung Timur menerangkan ditahun 2025 capaian PAD sekitar Rp276 miliar, sementara pada 2026 Bapenda mendapat target PAD sebesar Rp315 miliar.

“Target ini luar biasa, kalau kita lihat dari awal 2020 sampai 2026, hampir 100 persen naik. Karena itu, kami membutuhkan peran serta kawan-kawan pers, baik media cetak, elektronik maupun online untuk mendukung, termasuk dalam hal pengawasan,” jelas Agus.

Agus bahkan mempersilakan media melakukan pengawasan terhadap kinerja Bapenda maupun kepatuhan wajib pajak.

“Silakan kami diawasi, silakan wajib pajak juga diawasi sama-sama sehingga tingkat kepatuhan ini sama-sama bisa kita jaga,”pintanya.

Dalam kesempatan tersebut, Agus juga memaparkan sejumlah capaian Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam pengelolaan pendapatan dan belanja daerah.

Dia menyebut, berdasarkan evaluasi penerimaan daerah dan belanja tahun 2025, Kabupaten Lampung Timur mencatat realisasi PAD dan pendapatan lainnya sekitar 99,5 persen, sedangkan realisasi belanja berada di atas 90 persen.

Menurut Agus, capaian tersebut menjadi bagian penting dari sejarah pengelolaan keuangan daerah Lampung Timur.

“Artinya ini capaian bersama sehingga hal seperti ini wajib hukumnya kita pertahankan,”Tegas Agus, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lampung Timur.

Editor: Abdul Jabar