RADAR24.co.id, Jakarta — Ketua DPN Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Bidang Komunikasi Digital, Rifqi Maulana, S.H., menyampaikan apresiasi atas pengabdian Komjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si., selama memimpin Polda Metro Jaya.
beliau kini mendapat amanah baru sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri setelah kepemimpinan Polda Metro Jaya diserahterimakan kepada Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto pada Oktober 2026 kemarin.
pergantian tersebut menjadi momentum untuk melihat kembali berbagai capaian positif institusi sekaligus menegaskan pentingnya kesinambungan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Setiap pemimpin memiliki tantangan dan tanggung jawab yang berbeda. Hal yang patut diapresiasi adalah bagaimana amanah dijalankan, institusi diperkuat, dan pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan,” ujar Rifqi.
Nugraha Sakanti, Penghargaan atas Pengabdian Institusi
Salah satu catatan penting selama kepemimpinan Asep adalah Polda Metro Jaya menerima tanda kehormatan Nugraha Sakanti pada 2026.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan keputusan Presiden sebagai bentuk pengakuan atas jasa satuan kepolisian dalam pelaksanaan tugas yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Dalam keterangannya saat menerima penghargaan tersebut, Komjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si., menekankan bahwa pencapaian itu merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran, bukan keberhasilan satu orang atau satu fungsi semata.
Bagi Rifqi, pesan tersebut mengandung nilai penting dalam kepemimpinan organisasi: keberhasilan harus dibangun melalui kerja kolektif, kedisiplinan, dan tanggung jawab bersama.
“Penghargaan institusi seharusnya menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, bukan sekadar kebanggaan. Ukuran keberhasilan yang sesungguhnya adalah bagaimana masyarakat merasakan manfaat dari kehadiran kepolisian,” katanya
Pengungkapan Narkotika dan Perlindungan Kelompok Rentan
Catatan lainnya terlihat dalam upaya pemberantasan narkotika. Pada April 2026, delapan personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menerima Pin Emas Kapolri setelah mengungkap jaringan narkotika internasional dengan barang bukti sekitar 516 kilogram sabu. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Asep selaku Kapolda Metro Jaya.
Di bidang perlindungan kelompok rentan, Polda Metro Jaya juga memperkuat struktur penanganan perkara melalui pelantikan Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang pada Januari 2026.
Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat perlindungan korban, meningkatkan koordinasi, dan mendorong penanganan perkara yang profesional serta berorientasi pada keadilan.
Menurut Rifqi, kedua bidang tersebut menunjukkan pentingnya kehadiran kepolisian dalam menghadapi persoalan yang berdampak langsung terhadap keselamatan masyarakat, masa depan generasi muda, serta perlindungan hak warga negara.
Pelayanan Publik dan Tantangan Jakarta
Dalam laporan akhir tahun 2025 yang dipublikasikan NewsMetropol, Polda Metro Jaya mencatat penyelesaian perkara Direktorat Reserse Kriminal Umum sebesar 109 persen. Laporan yang sama juga menyoroti optimalisasi layanan darurat 110 selama 24 jam, pendekatan dialogis dalam pengamanan unjuk rasa, serta kegiatan kemanusiaan.
“Selamat mengemban amanah baru sebagai Irwasum Polri kepada Komjen Pol. Asep Edi Suheri. Semoga diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas, serta dapat terus berkontribusi bagi penguatan institusi Polri dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Rifqi.
Ia juga berharap kepemimpinan baru Polda Metro Jaya dapat melanjutkan praktik-praktik pelayanan yang bermanfaat, memperkuat profesionalisme personel, dan menjaga hubungan yang konstruktif dengan masyarakat.
legacy kepemimpinan tidak berhenti ketika seseorang meninggalkan jabatan. Nilainya terletak pada capaian yang dapat dipertanggungjawabkan, praktik baik yang dapat diteruskan, serta komitmen untuk terus memperbaiki institusi.
Bagi Rifqi Maulana, kesinambungan itulah yang perlu dijaga dalam perjalanan Polri: menempatkan integritas sebagai pijakan, profesionalisme sebagai standar, dan kepentingan masyarakat sebagai orientasi pelayanan. Terima Kasih Jenderal Atas dedikasi kontribusi menjaga Jakarta.



