RADAR24.co.id – Sebuah rekaman suara yang diduga milik Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menjadi perbincangan hangat dan viral di media sosial sejak Rabu (20/5/2026). Dalam potongan audio yang terekam saat siaran langsung rapat paripurna DPR, terdengar kalimat: “Asal jangan teriak hidup Jokowi“, yang diucapkan pelan, lalu disusul suara tawa kecil wanita yang diduga Ketua DPR Puan Maharani.
Peristiwa itu terjadi tepat setelah Presiden Prabowo Subianto selesai menyampaikan pidato mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027, sekaligus menutup sambutan dengan ucapan selamat Hari Kebangkitan Nasional. Saat itu, suasana ruangan masih riuh tepuk tangan, dan mikrofon di meja pimpinan sidang diduga belum dimatikan, sehingga percakapan tertangkap kamera dan terdengar jelas oleh publik.
Berdasarkan rekaman resmi kanal YouTube TVR Parlemen yang kini tersebar luas, suara pria yang sangat mirip Dasco terdengar berbicara kepada sosok di sebelahnya: “Asal jangan teriak hidup Jokowi…“. Tak lama berselang, terdengar suara tawa kecil yang diketahui berasal dari arah kursi Ketua DPR, tempat Puan Maharani duduk.
Klip pendek itu langsung menyebar di X, TikTok, dan WhatsApp, memicu beragam tafsir politik. Sebagian warganet menilai itu sekadar candaan di sela-sela ketegangan sidang, namun banyak yang membaca pesan tersirat: adanya jarak atau dinamika baru antara kekuatan politik yang dulu bersekutu, antara kubu Gerindra-Prabowo dengan figur mantan Presiden Joko Widodo.
Saat dikonfirmasi Kamis (21/5), Puan Maharani enggan berkomentar panjang. Di kompleks parlemen, ia hanya menjawab singkat, “Emm, tidak ada apa-apa,” lalu berlalu pergi tanpa membenarkan atau membantah percakapan tersebut.
Hingga kini, Dasco maupun pihak DPR belum merilis klarifikasi resmi. Namun, insiden ini menjadi sorotan karena terjadi di forum kenegaraan yang disiarkan langsung, dan menyeret nama Jokowi yang masih menjadi salah satu figur paling berpengaruh di kancah politik nasional.
Pengamat politik menilai pernyataan itu meski konteksnya belum jelas menjadi penanda bahwa hubungan antar-elit politik mulai terlihat nuansa baru, apalagi mengingat sebelumnya Prabowo sempat beberapa kali mengungkapkan penghargaan besar kepada Jokowi.
Kini publik menanti penjelasan resmi, apakah itu sekadar candaan lupa dimatikan mikrofon, atau isyarat politik yang lebih besar di balik layar parlemen.



