RADAR24.co.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan tersangka dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Ahmad Zaini dan sejumlah pihak lainnya. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penetapan tersangka diputuskan melalui gelar perkara atau ekspose pada Senin (20/7/2026) malam.

“Malam tadi sudah dilakukan ekspose dan diputuskan bahwa perkara ini naik ke tahap penyidikan,” kata Budi dalam keterangannya, Selasa (21/7/2026).

“Secara lengkap, bagaimana konstruksi perkara, kronologi peristiwa tertangkap tangan, barang bukti, serta pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, kami akan sampaikan dalam konferensi pers sore ini,” sambungnya.

Budi mengatakan, para pihak yang saat ini masih menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK sejumlah tujuh orang yang dibawa dari Lombok, yakni Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Dirut PT Air Minum Giri Menang Lombok Barat, Kepala Dinas PUPRPKP, satu orang pihak swasta, serta 3 orang selaku adc dan driver bupati.

Selain 7 orang tersebut, tim KPK juga mengamankan satu orang pihak swasta di wilayah Jakarta pada Senin malam, yang saat ini juga masih menjalani pemeriksaan.

“Sehingga hingga pagi ini, total yang masih dilakukan pemeriksaan sejumlah delapan orang,” ujarnya.

Budi mengatakan, perkara yang menjerat Bupati Ahmad Zaini diduga terkait benturan kepentingan dalam pengadaan, suap proyek, serta penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Adapun pada Senin malam, Bupati Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Ahmad Zaini tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta usai terjaring dalam OTT di Lombok Barat, NTB.

Lalu Ahmad Zaini tiba di Gedung KPK pada pukul 21.59 WIB. Dia terlihat diturunkan tim KPK dari mobil hitam dan digiring ke dalam Gedung Merah Putih. Ahmad Zaini terlihat mengenakan kemeja biru yang dibalut dengan jaket.

Dia juga mengenakan topi dan masker putih yang menutupi setengah wajahnya. Dia tidak memberikan keterangan apa pun saat awak media mencecarnya dengan sejumlah pertanyaan. Dalam OTT ini, KPK menangkap 19 orang dan 7 orang lainnya termasuk Bupati Ahmad Zaini dibawa ke Jakarta

“Dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut, tim mengamankan sejumlah 19 orang, yang kemudian tujuh di antaranya malam ini akan dibawa ke Gedung KPK Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Budi di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin.

“Adapun dari pihak yang diamankan tersebut, di antaranya adalah Bupati Lombok Barat,” sambungnya.

Budi mengatakan, tim KPK juga mengamankan uang senilai ratusan juta dan sejumlah dokumen. “Sampai dengan saat ini, uang yang diamankan senilai ratusan juta dan juga beberapa dokumen terkait,” ujarnya.

Budi juga mengatakan, operasi senyap yang menjerat Bupati Ahmad Zaini terkait dengan penerimaan dalam proyek-proyek di Pemkab Lombok Barat.

“Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh Bupati terkait dengan proyek-proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Lombok Barat,” ucap dia

Baca selengkapnya disini