RADAR24.co.id — Pansuri Yusup menyatakan kesiapan nya maju sebagai calon Kepala Kampung (Kakam) Bumi Ratu untuk periode 2026–2034.
Mengusung semangat “Bekerja untuk Membangun, Mengabdi untuk Melayani”, ia menawarkan sejumlah gagasan pembangunan yang menitikberatkan pada penguatan ekonomi warga dan peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan kampung.
Dalam materi visi-misi yang disampaikan, Pansuri menempatkan potensi lokal sebagai salah satu pijakan utama pembangunan Kampung Bumi Ratu.
Sektor pertanian, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pemanfaatan sumber daya lokal menjadi fokus yang ingin dikembangkan untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Mengembangkan potensi di desa pertanian, UMKM dan sumber daya lokal untuk kesejahteraan warga,” demikian salah satu poin visi yang ditawarkan Pansuri.
Tak hanya sektor ekonomi, Pansuri juga membawa agenda pembenahan pelayanan publik. Ia menargetkan pelayanan pemerintahan kampung yang lebih cepat, ramah dan transparan sehingga masyarakat memperoleh akses pelayanan secara lebih mudah.
Di bidang pembangunan fisik, pemerataan infrastruktur turut menjadi bagian dari program yang ditawarkan. Pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan serta drainase disebut menjadi perhatian dalam upaya mendukung aktivitas masyarakat dan menunjang konektivitas antarwilayah kampung.
Pemberdayaan Pemuda Dan Kesehatan
Pansuri juga memasukkan pemberdayaan generasi muda sebagai bagian penting dalam arah pembangunan kampung. Karang Taruna, pemuda, serta berbagai lembaga kampung didorong agar memiliki ruang lebih besar untuk berkontribusi dalam pembangunan.
Gagasan tersebut menunjukkan pendekatan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat.
Sementara di sektor kesehatan, peningkatan pelayanan bagi ibu hamil serta upaya mencegah stunting pada anak menjadi salah satu agenda yang ditawarkan. Pansuri juga mencantumkan peningkatan sarana dan prasarana sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan dasar masyarakat.
Rangkaian gagasan tersebut menjadi tawaran Pansuri Yusup kepada masyarakat Bumi Ratu dalam kontestasi pemilihan kepala kampung periode 2026–2034.
Dengan membawa konsep pembangunan yang bertumpu pada potensi pertanian, penguatan UMKM, pelayanan publik, infrastruktur, pemberdayaan pemuda hingga kesehatan masyarakat, Pansuri menegaskan komitmennya untuk menjadikan pemerintahan kampung bukan sekadar penyelenggara administrasi, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan dan pelayanan bagi warga.



