RADAR24.co.id – Di tengah gegap gempita peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 yang menuntut perlindungan pekerja, nasib pahit justru dialami oleh ratusan karyawan PT Krakatau Osaka Steel (PT KOS) di Cilegon, Banten.
Perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan baja tersebut resmi menutup operasionalnya dan memberlakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal terhadap seluruh pekerjanya, tepat sehari sebelum peringatan May Day, Kamis (30/4/2026).
Momen pelepasan tersebut berlangsung sangat haru dan emosional. Pihak manajemen, termasuk perwakilan dari investor Jepang, hadir untuk menyampaikan salam perpisahan dan ucapan terima kasih atas dedikasi para karyawan selama ini.
Suasana penuh haru terlihat saat para pekerja yang telah bertahun-tahun mengabdi mengikuti prosesi pelepasan tersebut sebagai bentuk penghargaan terakhir sebelum akhirnya berpisah.
Resmi Tutup Sejak 30 April
Salah satu karyawan, Ari, yang bekerja sebagai sopir truk mengaku bahwa perusahaan sudah tidak beroperasi lagi. Saat ini, para pekerja hanya mengantre untuk mengambil sisa barang-barang pribadi mereka di lingkungan pabrik.
“Kami sudah tidak kerja lagi. Perusahaan resmi tutup sejak tanggal 30 April 2026 kemarin. Sekarang kami hanya antre mengambil sisa barang milik sendiri,” ujar Ari kepada awak media, Sabtu (2/5/2026).
Hingga saat ini, penyebab pasti penutupan PT KOS belum diumumkan secara rinci oleh pihak manajemen. Namun, kondisi ini tentu menjadi tamparan keras bagi dunia industri baja di kawasan tersebut dan menambah daftar panjang perusahaan yang gulung tikar di tahun ini.
Kasus ini pun menjadi ironi tersendiri, saat di satu sisi buruh di seluruh Indonesia berdemo menuntut hak dan menolak PHK, namun di sisi lain realita pahit harus diterima oleh rekan-rekan di PT KOS yang harus kehilangan mata pencaharian secara mendadak.



