RADAR24.co.id — Semangat emansipasi perempuan kembali digaungkan dalam kegiatan edukasi dan literasi keuangan dalam rangka peringatan Hari Kartini Tahun 2026. Acara yang berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (28/4/2026), ini bertujuan memberdayakan kaum hawa agar semakin mandiri dan berdaya saing.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Timur Huzaimah Azwar Hadi, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung, perwakilan PT Pegadaian, Camat Batanghari Timmy Muhammad Saleh beserta jajaran, serta ratusan perempuan dari berbagai komunitas di wilayah setempat.
Camat Batanghari, Tammy Muhammad Saleh, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran Wakil Bupati dan Ketua TP PKK. Menurutnya, kehadiran para pemimpin daerah ini menjadi motivasi tersendiri bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran beliau. Ini menjadi motivasi besar bagi masyarakat, khususnya para perempuan di Kecamatan Batanghari untuk terus berkembang,” ujar Tammy.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Timur, Huzaimah Azwar Hadi, menegaskan bahwa semangat Kartini harus menjadi inspirasi agar perempuan tidak pernah berhenti belajar dan berkarya. Ia mencontohkan bahwa saat ini banyak perempuan Lampung Timur yang telah menduduki posisi strategis, membuktikan kesetaraan gender dalam pembangunan.
“Perempuan harus terus maju dan berkembang. Banyak perempuan kini memegang peranan penting di berbagai sektor. Ini membuktikan bahwa perempuan mampu berdaya dan berkontribusi besar bagi kemajuan daerah,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mengingat perjuangan kesetaraan dan pendidikan. Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas perempuan, terutama dalam pengelolaan keuangan dan pengembangan usaha.
“Melalui kegiatan edukasi seperti ini, perempuan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan kemandirian, khususnya dalam pengelolaan keuangan serta terhindar dari praktik keuangan ilegal,” ujar Azwar Hadi.
Ia juga mengapresiasi inisiatif OJK Lampung yang turut serta mencerdaskan masyarakat. Menurutnya, literasi keuangan yang baik akan berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga dan pembangunan daerah.
“Semangat Kartini harus terus kita jadikan inspirasi untuk menjadi perempuan yang maju, berdaya, dan berkontribusi bagi pembangunan Lampung Timur, Bumei Tuwah Bepadan yang kita cintai,” pungkasnya.



