RADAR24.co.id — Perayaan HUT RI ke 81 di Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur dimeriahkan beberapa perlombaan pendidikan tingkat Kecamatan.

Puncak perayaan itu digelar di lapangan merdeka Desa Banarjoyo tepatnya di depan Kantor Kecamatan setempat pada, Selasa (18/08/2026) lalu.

Rangkaian perlombaan itu diantaranya, Drumband, Baris Berbaris, Karnaval dan penampilan cerita kolosal serta banyak perlombaan lainnya.

,”dalam perlombaan itu yang paling menarik adalah cerita kolosal yang di bawakan oleh SD N 1 Batangharjo yang mengusung cerita kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 hingga terjajah lagi oleh Belanda dan Inggris,”kata Umi Sulaimah, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Batanghari.

Sebanyak 172 siswa-siswi dilatih dengan perannya masing-masing untuk mempelajari sejarah cerita kolosal yang akan di tampilkan dan di latih langsung oleh seluruh dewan guru UPTD SD N 1 Batangharjo.

Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) kecamatan Batanghari menerangkan,”cerita itu menggambarkan setelah merdeka 17 Agustus 1945 dengan semangat perjuangan mulai tumbuh di seluruh penjuru negeri,”terang Umi Sulaimah.

Namun kebahagiaan itu tidak berlangsung lama, pasukan sekutu yang di pimpin oleh Inggris mulai datang ke Indonesia dengan alasan melucuti tentara jepang dan membebaskan tawanan perang.

,”Ketegangan semakin memuncak ketika pada tanggal 19 September 1945 sekelompok orang Belanda mengibarkan bendera merah-putih dan biru,”lanjut Umi Sulaimah, menceritakan singkat kolosal yang di tampilkan oleh SD N 1 Batangharjo kepada Wartawan, Rabu (26/08/2026)

Selain menampilkan cerita kolosal, karnaval dan perlombaan Baris Berbaris, pada upacara HUT RI ke 81 juga setiap Kepala Sekolah dan korwil Pendidikan Kecamatan Batanghari memakai pakaian adat.

Pakaian adat terbaik akan diberi penghargaan oleh camat,”alhmdulillah saya dapat penilaian pakaian adat terbaik,”tutup Umi Sulaimah.

Dengan adanya cerita kolosal ini, kepala sekolah dan dewan guru berharap kepada siswa-siswi dapat tertanam jiwa semangat patriotisme dan mengingat sejarah perjuangan pahlawan Nasional untuk merebut kemerdekaan Indonesia.