RADAR24.co.id, Lamtim — Hamparan persawahan dan hijaunya daun padi di Desa Mandalasari, Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur, saat musim kemarau membuat sejuk mata yang memandang.
Tanah yang subur dengan pengairan yang cukup baik, hal itu terlihat dari tanaman padi yang hijau merata dan hasil panen yang melimpah di saat musim kemarau, namun ada kekhawatiran petani di saat musim hujan tiba, karena persawahan mereka selalu tergenang air atau banjir setiap tahunnya.
“Disaat musim kemarau hasil panen padi kami melimpah bisa mencapai tujuh sampai Delapan ton perhektarnya” ujar Paidi seorang petani setempat. Jumat (16/10/2026).
“Tapi di musim penghujan tidak bisa maksimal, kadang malah gagal panen.”Imbuh Nya.
Kepala Desa Mandala Sari, Al Kodri, menjelaskan banjir disebabkan kurangnya perawatan irigasi dari Dinas Pekerjaan Umum ( PU), hingga menyebabkan penyempitan dan kedangkalan irigasi.
Akibatnya bila musim hujan tiba air dari danau Way Curup tidak lagi tertampung dan meluber ke persawahan.
“Permohonan sudah kami ajukan kedinas terkait tapi sampai saat ini belum juga di perbaiki.”ujar Al Kodri.
“Saya juga berharap kepada dinas tekait agar segera menormalisasi irigasi tersebut, hingga saat musim hujan tiba persawahan di desa kami tidak lagi terdampak banjir, tanaman bisa bagus dan menghasilkan panen melimpah. “Ujar Kepala Desa.


