RADAR24.co.id | Lam-tim — Warga di Desa Mataram Baru, Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur mengeluhkan bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Dusun 8, Desa Setempat.
Keluhan bau menyengat tersebut sudah dirasakan warga selama sekitar tiga bulan terakhir.
Warga mengaku bau yang dirasakan tak hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga berdampak pada kesehatannya, Sejumlah warga mengaku mengalami mual, diare, pusing, naiknya tekanan darah, gangguan asam lambung, serta hilangnya nafsu makan.
Keluhan warga tersebut juga telah disampaikan kepada pihak desa hingga kecamatan.
Sumber Radar24, meminta namanya dirahasiakan demi keamanan, Sebut saja S yang telah memohon secara langsung bantuan ke pihak terkait untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut.
Menurut S, sebelumnya pada tanggal 28 September 2026, telah diadakan pertemuan mediasi antara warga dan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dihadiri perwakilan Desa, Kecamatan, Puskesmas, Koramil, serta kepolisian.
Menurut S, dalam pertemuan tersebut disampaikan kepada pihak pengelola SPPG, harus segera menuntaskan masalah pencemaran bau dari limbah cair dapur tersebut.
Apabila gangguan bau masih berlanjut, warga mengusulkan agar lokasi SPPG dipindahkan ke wilayah Desa Srimenanti yang lebih dekat dengan mitra dan penerima manfaat.
“Ya, kami berharap kepada pihak SPPG agar segera menuntaskan masalah bau limbah tersebut, apabila bau tersebut masih berlajut warga berharap pihak SPPG segera memindahkan lokasi ke dekat penerima manfaat di Desa Srimenanti” ujar S.
Lanjut S, Hingga awal November 2026 keadaan belum membuahkan hasil sesuai harapan warga. Pengelola SPPG hanya menambah pembangunan tembok pembatas. “Tapi bau menyengat dari limbah cair tersebut masih tercium dan terus mengganggu warga sekitar. “Terang S.
S berharap pengelola SPPG, pemerintah kecamatan, serta instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup Lampung Timur segera menindak lanjuti apa yang jadi keluhannya.
“Harapan kami Pengelola SPPG memperbaiki sistem pengolahan limbah cair dapur secara menyeluruh, dan menghentikan gangguan bau yang sudah berlangsung lama” tutupnya .
Camat Sarankan Lapor ke DLH
Terpisah Camat Matarambaru, Hamidi ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi terkait permasalahan tersebut dari Puskesmas.
“Karena warga saat itu melaporkan ke Puskesmas, maka saya sarankan untuk segera membenahi apa yang jadi penyebab keluhan warga” ujarnya.
Hamidi mengatakan pihaknya bersama unsur forkompincam, Polsek, Babinsa, Puskesmas dan Desa telah meninjau lokasi, Dan memang ditemukan bau menyengat yang diduga dari limbah SPPG tersebut.
” Saat itu kami sarankan untuk segera melakukan langkah-langkah atas keluhan warga, dan pihak SPPG juga berjanji akan secepatnya berupaya memperbaikinya” kata Hamidi.
“Kami juga menyarankan kepada Puskesmas, agar menyampaikan kepada warga yang mengadu melaporkan hal tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Timur, agar turun dan melakukan pengecekan di lokasi” Pungkasnya.
“Hingga berita ini ditayangkan, Redaksi masih berupaya menghubungi pihak SPPG bersangkutan”.


