RADAR24.co.id — Geng motor menebas bocah bernama Hilal (13) menggunakan parang saat sedang nongkrong di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Insiden itu mengakibatkan korban dilarikan ke rumah sakit usai bersimbah darah.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Abu Bakar Lambogo (Ablam), Kecamatan Makassar, Minggu (10/5) sekitar pukul 01.00 Wita. Aksi penyerangan tersebut terekam kamera CCTV milik warga di sekitar lokasi kejadian.
“Saya lihat di situ di rekaman CCTV, di detik-detik terakhirnya itu ada memang geng motor yang turun (dari motor), yang menebas secara membabi buta dan itu korbannya adekk,” kata kakak korban, Tegar Aprilio kepada detikSulsel, Minggu (10/5/2026).
Tegar mengatakan saat itu adiknya sedang duduk bersama teman-temannya di depan sebuah toko di pinggir jalan. Beberapa pelaku tiba-tiba datang lalu menyerang korban secara membabi buta.
“Posisinya adik saya itu dia duduk-duduk di pinggir jalan bersama teman-temannya itu. Tiba-tiba ada segerombolan geng motor itu menyerang,” jelasnya.
Menurut Tegar, korban bersama teman-temannya sempat berusaha melarikan diri. Namun nahas, korban diduga terjatuh hingga akhirnya menjadi sasaran pelaku.
“Dan ini nda (tidak) tahu adikku kenapa, jatuh mungkin itu na langsung mi ditebas-tebas (menggunakan parang),” lanjutnya.
Warga sekitar baru berani keluar memberikan pertolongan setelah para pelaku meninggalkan lokasi kejadian. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
“Sudah mi ditebas-tebas begitu, ada mi warga yang keluar. Itu gengnya geng motornya langsung kabur,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka parah di bagian punggung. Hingga kini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Kalau luka-lukanya itu di punggung, yang paling parah itu di belakangnya. Sekarang lagi belum ada tindakan dari medisnya, karena menurut dari rumah sakitnya belum bisa dijahit karena besar sekali ini lukanya, jadi diperban ji dulu,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolsek Makassar Kompol Mustari menyebut hingga saat ini sudah ada pelaku yang diamankan terkait penyerangan tersebut. Ia menyebut, kasus itu kini ditangani oleh Polrestabes Makassar guna penyelidikan lebih lanjut.
“Sudah ada pelaku yang diamankan dalam rombongan,” kata Mustari yang dikonfirmasi terpisah.



