RADAR24.co.id — Pengacara Rocky Martin Napitulu ditemukan tewas loncat dari lantai 46 sebuah apartemen di Setiabudi, Jakarta Selatan. Polisi menduga korban tewas karena bunuh diri.

Setelah dilakukan pendalaman, sebelum bunuh diri, korban ternyata pernah dipolisikan oleh pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea. Laporan ini reregister dengan nomor LP/B/3684/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 22 Mei 2026.

Laporan Hotman dilakukan oleh Kuasa hukumnya bernama Hendry Hamonangan Siahaan. RM Napitupulu disangkakan melakukan penggelapan.

Laporan ini didasari atas pekerjaan Hotman dan Rocky yang ditunjuk sebagai Kuasa hukum penanganan kasus korupsi di Semarang, Jawa Tengah. Dari pekerjaan ini, penyewa jasa pendampingan hukum membayar tarif Rp 17,5 miliar.

Namun, RM Napitupulu diduga tidak menyetorkan seluruh uang dari klien, sehingga timbul kerugian sekitar Rp 3,29 miliar. Atas dasar itu, Hotman membuat laporan polisi.

Terkait hal itu, Hendry tidak banyak berbicara. Dia mengakui harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan Hotman.

“Saya belum bisa menjawab, nanti saya tanya ke Pak Hotman ya. Mohon maaf sekali, terima kasih sebelumnya sudah menghubungi,” kata Hendry saat dihubungi dikutip Senin (20/7).

Terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan adanya peristiwa bunuh di Setiabudi. Polsek setempat telah dikerahkan ke lokasi untuk proses olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, dan mengecek rekaman CCTV.

“Benar, Polsek Metro Setiabudi telah melakukan pengecekan TKP terkait adanya seseorang yang ditemukan terjatuh di balkon lantai 2 Hotel The G, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 18 Juli 2026 sekitar pukul 11.20 WIB,” kata Budi.

Hasil penyelidikan awal polisi mendapati data bahwa korban datang ke lokasi seorang diri. Dia berjalan ke lantai 46 sebelum akhirnya melompat dan jatuh di balkon lantai 2.

Di sisi lain, Budi belum membenarkan jika korban RM Napitupulu adalah keponakan Hotman Paris. Isu ini beredar di media sosial setelah peristiwa terjadi.

“Terkait informasi mengenai hubungan keluarga korban dengan pihak tertentu, hal tersebut masih didalami oleh Polsek Metro Setiabudi,” tandasnya.

Selengkapnya Baca Disini