RADAR24.co.id — Sejumlah warga Desa Labuhan Ratu Satu, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur mengeluhkan kondisi air sumur mereka. Air sumur disebut berubah warna, berbau, dan tidak layak konsumsi sejak 2 bulan terakhir.
Warga menduga pencemaran itu berasal dari pembuangan limbah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Labuhan Ratu 1 yang lokasinya tidak jauh dari permukiman.
“Sudah 2 bulan air berwarna kekuning-kuningan, bau tak sedap dan berminyak,” ungkap Puji Astuti, warga Dusun 3, Desa Labuhan Ratu Satu, Senin (7/9/2026).
Menurut warga, dampak yang sama juga dirasakan 3 rumah lain di sekitar titik pembuangan limbah.
“Kami tak bisa memakai air sumur lagi di rumah. Kami hanya minta pengurus SPPG bisa memperbaiki hal ini,” kata Nanik, warga lainnya.
Nanik menambahkan, selama puluhan tahun tinggal di rumahnya, baru kali ini sumur mereka mengalami masalah sejak adanya lokasi pembuangan limbah dari dapur program MBG.
Atas kejadian ini, warga mempertanyakan standar Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pada dapur SPPG Labuhan Ratu Satu itu.
Warga menegaskan mendukung program MBG. Namun mereka berharap pengelolaan limbah dapur dilakukan sesuai standar agar tidak berdampak pada kesehatan dan lingkungan.
Mereka juga berharap ada solusi cepat berupa perbaikan saluran pembuangan serta penyediaan air bersih sementara selama proses perbaikan.
Di lokasi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Lampung Timur bersama Forkopimcam setempat sedang melakukan peninjauan dan verifikasi lapangan terkait keluhan warga.
Widayat Wahyu Utama, PPLH DLH Lampung Timur mengatakan pihaknya akan segera melakukan uji laboratorium terhadap air sumur warga yang terindikasi tercemar tersebut.
Sementara itu, Kepala SPPG Labuhan Ratu Satu, Mufti Hartono menjelaskan bahwa dapur MBG di tempatnya telah beroperasi selama 13 bulan dan melayani 2.777 penerima manfaat.
Pihaknya bersama mitra akan kooperatif serta mengikuti arahan dan rekomendasi dari Dinas setempat apapun hasil tinjauan nanti.



