RADAR24.co.id — Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mengikuti peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digelar secara nasional oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Acara puncak dilaksanakan dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026), dan diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting oleh pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Di wilayah Lampung Timur, kegiatan dipusatkan di Desa Margototo, Kecamatan Metro Kibang, dan dihadiri langsung oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah. Turut mendampingi, Dandim 0429/Lampung Timur Letkol Inf Danang Setiaji, Asisten II Wirham Riadi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Verzanita, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Melya Dewi, serta perwakilan BUMN mitra antara lain Bulog, Pertamina, Sang Hyang Seri, Kimia Farma, Pupuk Indonesia, dan Bank Himbara. Hadir pula jajaran TNI AD serta unsur Forkopimcam Kecamatan Metro Kibang.

Peresmian ribuan koperasi desa ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa, sekaligus mendorong kemandirian masyarakat melalui pengembangan koperasi yang modern dan produktif.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa momen peresmian lebih dari seribu koperasi secara bersamaan ini menjadi tonggak sejarah penting bagi bangsa Indonesia.

“Peristiwa hari ini adalah hari yang penting, sebuah tonggak bersejarah. Jika dicari di negara lain, peresmian operasionalisasi lebih dari seribu koperasi sekaligus sangat jarang terjadi,” ujar Presiden Prabowo.

Ia menambahkan, pembangunan koperasi ini berlangsung relatif singkat, mulai dari penyusunan konsep hingga tahap implementasi hanya memakan waktu kurang dari satu tahun. Selain 1.061 koperasi yang resmi beroperasi hari ini, Presiden menyebutkan terdapat lebih dari 9.000 koperasi lainnya yang secara fisik telah siap dan akan segera diaktifkan dalam waktu dekat.

“Secara fisik yang sudah siap lebih dari 9.000 koperasi. Saya kira ini merupakan prestasi luar biasa bagi bangsa Indonesia,” tegasnya.

Menurut Presiden, Program Koperasi Merah Putih adalah langkah strategis memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat paling bawah. Program ini juga diharapkan mampu membangun kepercayaan diri bangsa di tengah persaingan global yang semakin ketat.

 

“Sudah terlalu lama bangsa kita dianggap remeh oleh negara lain, dianggap lemah. Melalui langkah nyata seperti ini, kita buktikan bahwa kita mampu membangun kekuatan ekonomi sendiri,” ungkap Presiden.

Sementara itu, Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menyatakan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung penguatan koperasi desa sebagai motor penggerak utama ekonomi masyarakat. Ia berharap keberadaan Koperasi Desa Merah Putih dapat memperkuat keberadaan UMKM, membuka peluang usaha baru, dan meningkatkan taraf kesejahteraan warga desa secara berkelanjutan.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berkomitmen mendukung pengembangan koperasi desa agar benar-benar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat yang nyata manfaatnya,” ujar Ela.

Ia juga memaparkan perkembangan di wilayahnya, dari total 264 Koperasi Desa Merah Putih yang dibangun di Lampung Timur, saat ini sebanyak 132 titik masih dalam tahap awal pembangunan. Sementara itu, sebanyak 45 gerai koperasi telah selesai dibangun 100 persen dan siap beroperasi mendukung aktivitas ekonomi warga.

Program ini diharapkan menjadi titik awal transformasi ekonomi desa di Lampung Timur menuju sistem yang lebih modern, produktif, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi, baik di tingkat nasional maupun global.