RADAR24.co.id – Gema takbir yang berkumandang di seantero Bumi Ruwa Jurai pada Rabu (27/5/2026) menjadi penanda semangat berbagi yang diusung oleh jajaran militer di Lampung.

Kodam XXI/Radin Inten memanfaatkan momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah ini untuk memperkuat ikatan kemanusiaan dengan masyarakat melalui penyaluran puluhan hewan kurban.

Panglima Kodam (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, memimpin langsung inisiatif sosial yang menyasar berbagai daerah pelosok di wilayah teritorial Lampung-Bengkulu.

Langkah taktis diambil dengan mendistribusikan hewan kurban secara merata ke titik-titik strategis melalui satuan di daerah.

Strategi ini memastikan bahwa manfaat ibadah kurban tidak hanya terpusat di ibu kota provinsi, melainkan menyentuh warga di kabupaten-kabupaten jauh.

“Perayaan Iduladha 1447 Hijriah hari ini kami menyalurkan 21 hewan kurban yang terdiri dari 17 ekor sapi dan empat ekor kambing yang didistribusikan ke sejumlah Batalyon Teritorial Pembangunan, di Lampung dan Bengkulu” ujar Mayjen TNI Kristomei Sianturi di Bandar Lampung.

Ia merinci bahwa distribusi tersebut meliputi wilayah Lampung Timur, Tanggamus, Pesisir Barat, Anak Tuha, Way Tuba, hingga Yonif yang berada di Kotabumi (Lampung Utara), dan daerah Provinsi Bengkulu.

Penyaluran hewan melalui Batalyon Teritorial Pembangunan bukan tanpa alasan, sebab satuan-satuan inilah yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi kehidupan warga lokal.

Kodam XXI/Radin Inten memandang ibadah ini sebagai jembatan komunikasi yang efektif untuk membangun kepercayaan publik.

“Moment ini tentunya sebagai sarana kita untuk lebih mendekatkan Batalyon Teritorial Pembangunan kepada masyarakat sekitar,” tegas Kristomei.

Ia menambahkan bahwa bagi seluruh prajurit, Iduladha harus menjadi pijakan dalam melakukan pembinaan teritorial.

“Harapannya sebagai titik acuan dalam rangka kita melakukan pembinaan teritorial kepada masyarakat tentang kita berbagi dan membantu sesama masyarakat yang ada di wilayah kita masing-masing,” lanjut Kristomei.

Nuansa spiritual terasa kental saat ratusan prajurit dan warga sekitar melaksanakan Salat Iduladha di Lapangan Makodam XXI/RI sebelum prosesi penyembelihan dimulai.

Di bawah pimpinan Imam dan Khotib Ustadz Mirza Fahlefi, ditekankan pentingnya meningkatkan iman dan takwa untuk pengabdian bagi Indonesia Maju.

Mayjen TNI Kristomei Sianturi menekankan bahwa nilai fundamental dari kegiatan ini adalah ketulusan hati para prajurit.

“Dengan kita berkurban ini, intinya tentang keikhlasan, tentang pengorbanan dan kepedulian antar sesama sehingga harapannya dengan kurban ini kita bisa berbagi rasa, berbagi rezeki kepada masyarakat,” pungkas dia.

Melalui aksi nyata ini, Kodam XXI/RI berupaya menanamkan hikmah pengorbanan sebagai motor penggerak dalam menjalankan tugas negara yang prima.