RADAR24.co.id — Semangat gotong royong dan kepedulian warga kembali ditunjukkan masyarakat di perbatasan dua kecamatan berbeda. Tanpa menunggu janji bantuan pemerintah, mereka berinisiatif memperbaiki secara mandiri Jalan Usaha Tani yang sudah rusak parah selama bertahun-tahun.
Pengerjaan yang dimulai Senin (27/7) ini menggunakan alat berat ekskavator, yang seluruh biayanya ditanggung dari dana pribadi tokoh masyarakat setempat. Ruas jalan sepanjang sekitar 4 kilometer itu berfungsi sebagai jalur penghubung utama antara Desa Giri Mulyo, Kecamatan Marga Sekampung, dengan Dusun Umbul Gelimbung, Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribawono.
Selama lima tahun terakhir, jalur vital ini tak pernah tersentuh perbaikan, baik dari pemerintah maupun inisiatif bersama warga. Kerusakan makin parah seiring waktu dan sangat menyulitkan aktivitas warga. Terutama saat musim hujan tiba, jalan yang penuh lubang dan becek membuat kendaraan roda dua maupun empat hampir mustahil melintas. Akibatnya, warga terpaksa memutar lewat jalur lain dengan jarak tempuh yang jauh lebih lama dan melelahkan.
Melihat kondisi yang semakin memprihatinkan, tokoh masyarakat Dusun Umbul Glimbung, H. Maridi bersama Sarjono (atau akrab disapa Petot), serta didampingi Ketua BPD setempat Jumino (Pak Ketok), akhirnya mengambil langkah nyata. Mereka sepakat menyewa ekskavator dan membiayai seluruh operasional dari kantong sendiri demi memperbaiki akses kehidupan warga tersebut.
“Ini kami lakukan semata-mata agar aktivitas warga, terutama para petani, bisa kembali lancar. Kami tidak ingin terus menunggu yang belum tentu ada kepastiannya,” ungkap salah satu penggagas inisiatif tersebut.
Aksi ini menjadi bukti nyata kepedulian, kesabaran yang tak berujung pasrah, serta kemandirian masyarakat dalam menjaga akses vital bagi kehidupan mereka sehari-hari. (Wandi)



