RADAR24.co.id — koordinator presidium persatuan pemuda aceh serantau. Rifqi Maulana, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trisakti asal Aceh menegaskan dukungan terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Dia menilai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat membutuhkan dukungan nyata dari generasi muda.

Melalui Forum Kebangsaan Merah Putih bertajuk “Suara Masyarakat untuk Polri”, Rifqi menyampaikan pentingnya membangun hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat.

Menurutnya, kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah menempatkan Kamtibmas sebagai bagian penting dalam menjaga stabilitas kehidupan nasional. Namun, keberhasilan menjaga keamanan Indonesia tetap membutuhkan partisipasi masyarakat.

“Menjaga keamanan Indonesia bukan hanya tugas Polri. Mahasiswa punya tanggung jawab, masyarakat punya tanggung jawab, kita semua punya tanggung jawab,” ujar Rifqi.

Mahasiswa asal Aceh tersebut menilai generasi muda tidak cukup hanya menjadi penonton dalam kehidupan kebangsaan. Mahasiswa harus berani menyampaikan gagasan, memberikan kritik, sekaligus menawarkan solusi dengan tetap menghormati hukum dan institusi negara.

“Kami ingin menjadi generasi yang menyampaikan pendapat dengan mengedepankan etika serta adap. Berani mengoreksi, tetapi tidak menanam kebencian,” tegasnya.

Rifqi memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang menurutnya terus bekerja dengan tulus di tengah masyarakat untuk menjaga keamanan dan memberikan rasa aman.

“Kami menghargai menghormati setiap anggota kepolisian yang bekerja tulus menjaga keamanan, berdiri di tengah masyarakat dan mengabdikan dirinya kepada bangsa ini,” tutur Rifqi.

Ia berharap komunikasi antara mahasiswa, pemuda, masyarakat dan Polri semakin terbuka. Menurutnya, dukungan masyarakat terhadap Polri tidak harus diwujudkan dengan menghilangkan sikap kritis, tetapi melalui kontribusi positif untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.

Bagi Rifqi, dukungan terhadap Polri merupakan bagian dari upaya menjaga persatuan Indonesia.

“ persatuan tidak boleh menjadi cita-cita yang kehilangan pijakan. Kita harus bersama-sama merawat Kamtibmas, menjaga persatuan dan memastikan perbedaan menjadi kekuatan bangsa,” pungkasnya.

Sikap tersebut sekaligus menjadi pesan Rifqi sebagai mahasiswa Trisakti asal Aceh bahwa generasi muda dapat mengambil posisi sebagai mitra kritis sekaligus mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan, demokrasi dan persatuan nasional.