RADAR24.co.id — PT Pertamina Hulu Energi (PHE) OSES, anak usaha PT PHE, yang berfokus pada kegiatan usaha eksplorasi minyak dan gas di lepas pantai Kabupaten kupulaan Seribu, dan Lampung Timur, Provinsi Lampung, mencatatkan produksi mimyak 18.0 MBOPD atau 18 ribu barel perhari pada kwartal 1 tahun 2026.
Produksi gas sebanyak 42,57 MMSCFD
Kepala Departemen Komunikasi SKK Migas, Hadariat Kuncara Zakty dalam sosialisasi kegiatan peningkatan pemahaman insan pers tentang industri Migas diselenggarakan PT Pertamina Hulu Energi OSES, di Namu Hejo, Pangalengan, Bandung, Selasa (22/ 2026 menerangkan, Indonesia memiliki potensi migas sangat besar dari Sabang sampai Meraoke.
Hadariat Kuncara Zakty menyebutkan, terdapat 128 cekungan geologis yang mengandung material migas. Dari total 128 cekungan geologis tersebut, baru 20 cekungan yang dapat diekspolorasi, 65 cekungan belum dilakukan eksplorasi.
“65 cekungan yang belum tereksplorasi memiliki peluang investasi energi terbesar di kawasan Asia Pasifik,” terangnya.
Data Juni 2026, potensi cadangan Minyak sebesar 2,10 Billion Barrel of Oil (BBO). Dan terbukti 2,33 BBO.
Potensi volume cadangan Gas 21, 07 TCF. Dan terbukti 34, 78 TCF. (Muklasin)



