RADAR24.co.id — Komplotan maling berjumlah empat orang beraksi menggasak 4 unit motor dari dalam diler Honda di kawasan Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Peristiwa terjadi pada Kamis dini hari, 23 April 2026.
Para pelaku berhasil melarikan empat unit motor “berkelas” langsung dari ruang pamer. Dua unit Honda CRF yang tangguh, satu unit Honda ADV yang elegan, serta satu unit Honda PCX yang mewah kini raib.
Meskipun lokasi diler terpasang kamera pengawas (CCTV), Namun sayang tidak satupun kamera pengawas yang aktif di dalam area diler.
Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menunjukkan bahwa para pelaku diduga masuk dengan menjebol bagian depan dealer.
Polsek Tanjung Bintang bersama Sat Reskrim Polres Lampung Selatan kini mengerahkan kekuatan penuh. Penyelidikan tidak lagi sekadar mencari saksi mata, tapi sudah merambah ke ranah digital dan forensik.
Kapolsek Tanjung Bintang, Edi Qorinas, menegaskan penyelidikan dilakukan secara sistematis.
“Setiap petunjuk di lapangan kami dalami, mulai dari keterangan saksi hingga rekaman CCTV dengan dukungan teknis tim forensik,” ujarnya, Selasa 28/4/2026.
Polisi juga terus memeriksa sejumlah saksi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Penelusuran CCTV diperluas ke titik-titik strategis, termasuk jalur lalu lintas dan area permukiman yang diduga berkaitan dengan pergerakan pelaku.
Sementara itu, tim Inafis kepolisian masih melakukan pendalaman dan analisis lanjutan. Hasilnya diharapkan dapat memperkuat petunjuk yang sudah dikantongi penyidik.
Di tengah proses tersebut, polisi mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam membantu pengungkapan kasus. Informasi dari warga dinilai dapat menjadi kunci tambahan dalam penyelidikan.
“Jika mengetahui hal mencurigakan yang berkaitan dengan kasus ini, segera laporkan,” kata Edi.
Masyarakat dapat menghubungi layanan kepolisian melalui nomor 110 yang tersedia selama 24 jam.
Polisi berharap kolaborasi antara aparat dan masyarakat dapat mempercepat pengungkapan kasus serta menjaga situasi keamanan tetap kondusif.



