RADAR24.co.id — Di tengah situasi yang belakangan ini cukup menantang bagi insan pers dan masyarakat sipil, Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Lampung Timur memilih jalan damai untuk kembali merajut tali kasih dengan masyarakat.

Melalui kegiatan bakti sosial (baksos) dan pembagian sembako kepada warga kurang mampu, organisasi ini berupaya menunjukkan wajah pers yang sebenarnya: dekat, peduli, dan humanis.

Kegiatan sosial ini digelar tidak lepas dari latar belakang keprihatinan atas maraknya aksi pemerasan yang dilakukan oleh oknum yang mengaku sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) maupun wartawan abal-abal. Praktik buruk tersebut perlahan merusak citra, bahkan menciptakan kesan negatif di tengah masyarakat.

Banyak warga yang kini merasa waspada berlebihan hingga cenderung antipati atau “anti-pati” terhadap siapapun yang datang membawa identitas sebagai wartawan atau aktivis. Kepercayaan yang dulu terbangun kini perlahan terkikis oleh tindakan segelintir orang yang tidak bertanggung jawab.

Ketua Pengurus Daerah IWO Lampung Timur, Andono, menegaskan bahwa kegiatan sosial ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya nyata untuk memulihkan hubungan dengan publik.

“Kami sangat prihatin melihat kondisi saat ini. Karena ulah oknum yang tidak bertanggung jawab, masyarakat jadi curiga dan takut pada siapa pun yang bawa kamera atau kartu pers. Padahal, tugas kami adalah melindungi dan memberitakan kebenaran,” ujar Andono.

“Melalui baksos ini, kami ingin menunjukkan bahwa IWO hadir dengan hati. Kami ingin merajut kembali kepercayaan yang sempat renggang. Wartawan yang baik harus dekat dengan rakyat, bukan menakuti rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah IWO Provinsi Lampung, Edi Arsadad, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen kuat untuk menjaga etika dan profesionalisme, serta memisahkan diri jauh-jauh dari praktik-praktik kotor.

“Kami sangat menyesalkan adanya oknum yang memeras masyarakat dengan modus somasi atau pemberitaan palsu. Itu bukan cara kerja wartawan, itu cara kerja penipu,” kata Edi.

“Oleh karena itu, kami hadir di tengah masyarakat bukan dengan ancaman, tapi dengan bantuan dan senyum. Kami ingin membuktikan bahwa masih banyak pers yang bersih, jujur, dan benar-benar mengabdi untuk kepentingan publik,” tambahnya.

Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Lampung Timur kembali menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos). Kali ini, organisasi pers tersebut menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga kurang mampu atau dhuafa, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan kemanusiaan ini turut dihadiri langsung oleh Ketua Pengurus Wilayah (PW) IWO Lampung, Edi Arsadad, Camat Labuhan Ratu Agustinus Trihandoko yang juga menjabat sebagai Penasehat IWO Lampung Timur, serta jajaran pengurus daerah.

Total sebanyak 30 paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, gula, susu, roti, dan makanan siap saji disalurkan ke beberapa titik lokasi. Bantuan didistribusikan ke Desa Rajabasa Lama (Kec. Labuhan Ratu), Desa Sidorejo (Kec. Sekampung Udik), dan Desa Bandar Agung (Kec. Bandar Sribhawono).

Kegiatan ini pun disambut baik oleh warga yang menerima bantuan, Hadir pula Camat Labuhan Ratu, Lampung Timur, nteraksi hangat terjalin di lapangan, menjadi bukti bahwa ketika niat tulus dan tangan terbuka, sekat kecurigaan di hati masyarakat perlahan bisa kembali dibuka.