RADAR24.co.id — Kabar membanggakan datang dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Kaligrafi Al Qalam IAIN Kendari. Salah satu kader terbaiknya, Yayu Kismalarahayu, berhasil meraih Juara II pada cabang Dekorasi Putri dalam ajang MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan di Kabupaten Konawe. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa dedikasi, kerja keras, dan proses pembinaan yang selama ini dilakukan oleh UKM Lembaga Kaligrafi Al Qalam mampu melahirkan mahasiswa yang berprestasi di tingkat provinsi.
Prestasi ini diraih setelah melalui proses persiapan yang tidak singkat. Dengan latihan yang intensif serta bimbingan dari para pembina, Yayu mampu menampilkan karya dekorasi yang memadukan keindahan seni kaligrafi dengan nilai-nilai estetika Islam. Di tengah persaingan yang diikuti oleh peserta terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara, ia berhasil menunjukkan kualitasnya hingga meraih posisi kedua.
Saat dikonfirmasi, Yayu Kismalarahayu mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil dari doa, dukungan orang tua, pembina, serta keluarga besar UKM Lembaga Kaligrafi Al Qalam IAIN Kendari yang selama ini terus memberikan motivasi. Ia juga berharap pencapaian ini dapat menjadi penyemangat bagi kader-kader lainnya untuk terus berlatih dan tidak ragu mengikuti berbagai ajang kompetisi.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas hasil ini. Juara ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi juga untuk keluarga besar UKM Lembaga Kaligrafi Al Qalam IAIN Kendari. Semoga ke depan kami bisa terus mengukir prestasi dan membawa nama baik kampus di tingkat yang lebih tinggi,” ungkap Yayu.
Prestasi yang diraih Yayu Kismalarahayu menjadi kebanggaan bagi UKM Lembaga Kaligrafi Al Qalam IAIN Kendari sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa IAIN Kendari mampu bersaing dan berkontribusi dalam mengembangkan seni kaligrafi Al-Qur’an di tingkat provinsi. Diharapkan, capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk terus berkarya, berprestasi, dan menjaga semangat dalam mengembangkan syiar Al-Qur’an melalui seni kaligrafi. (Hidayat)



