JAKARTA — Kementerian Pertahanan (Kemhan) menghentikan format Latihan Dasar Militer (Latsarmil) untuk calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program diganti menjadi Pembekalan Bela Negara dan Manajerial terhitung Juli 2026.

Keputusan itu muncul setelah Kemhan melakukan evaluasi menyeluruh menyusul adanya laporan peserta yang meninggal dunia saat mengikuti pelatihan sebelumnya.

“Mulai Juli 2026, kegiatan tidak lagi menggunakan konsep Latihan Dasar Militer (Latsarmil), tetapi menjadi Pembekalan Bela Negara dan Manajerial,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, (29/6).

Rico menyebut perubahan adalah hasil evaluasi dari pelaksanaan program sebelumnya. Porsi materi teknis kemiliteran dikurangi. Sebaliknya, materi kepemimpinan, pengelolaan organisasi, dan manajemen ditingkatkan. Pemerintah juga menurunkan intensitas kegiatan fisik dan memperkuat pengawasan kesehatan peserta.

Sasar Kompetensi Teknis dan Kepemimpinan

Kemhan menjelaskan pembekalan bela negara merupakan bagian dari kurikulum bagi calon pengelola koperasi. Fokusnya bergeser ke pembentukan karakter dan penguatan kompetensi manajerial.

Rincian materi yang akan diberikan meliputi tata kelola koperasi, kepemimpinan organisasi, komunikasi dan kerja sama tim, pengambilan keputusan, pengelolaan administrasi dan keuangan koperasi, wawasan kebangsaan, serta penguatan integritas dan etika kerja.

“Kemhan menyatakan pembekalan tersebut bertujuan mempersiapkan peserta agar memiliki kemampuan teknis sekaligus kemampuan kepemimpinan dalam mengelola koperasi di tingkat desa maupun kelurahan,” jelas Kemhan.

Perbaikan Metode dan Pengawasan Kesehatan

Evaluasi Kemhan menyasar metode pelatihan, pemeriksaan kesehatan awal peserta, pendampingan medis selama kegiatan, hingga penyesuaian beban aktivitas fisik.

Langkah itu disebut untuk memastikan tujuan peningkatan kualitas sumber daya manusia tetap tercapai dengan tetap mengutamakan keselamatan.

Program ini disiapkan bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Selain karakter, peserta juga dibekali manajemen organisasi, tata kelola usaha, pelayanan kepada anggota, dan pengembangan ekonomi masyarakat.

Kemhan mengingatkan agar informasi terkait kebijakan, materi, dan hasil evaluasi merujuk pada keterangan resmi pemerintah dan media yang telah melalui verifikasi.*