RADAR24.co.id — Dadang Ahyar Ismail (53), pria yang berperan membujuk Taufik Hidayat hingga akhirnya menyerahkan diri kepada polisi, mengaku mengetahui adanya sayembara Rp250 juta.

Hadiah tersebut disebut-sebut akan diberikan kepada pihak yang berhasil membantu penangkapan tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita Tri Rezeki.

Namun, Dadang menegaskan tidak menginginkan uang tersebut untuk dirinya. Ia meminta hadiah itu langsung diberikan kepada korban yang mengalami luka berat akibat dugaan penganiayaan.

“Saya dengar dari istri soal itu. Kalau memang benar ada pernyataan yang menyerahkan tersangka akan diberi Rp250 juta, Alhamdulillah,” kata Dadang saat diwawancarai Koran Gala, Selasa 24 Juni 2026.

Dadang mengatakan, apabila hadiah itu benar direalisasikan, ia berharap uang tersebut tidak diserahkan kepadanya, melainkan langsung kepada korban.

“Nanti akan saya kasihkan ke korban. Atau Pak Dedi Mulyadi langsung saja kasihkan ke korban, karena korban lebih membutuhkan,” ujarnya.

Menurut Dadang, kondisi korban yang ia lihat secara langsung membuatnya prihatin. Ia menilai bantuan tersebut akan lebih bermanfaat untuk pemulihan korban dibanding diterima dirinya.

“Saya sangat prihatin. Lihatnya juga tidak tega,” ucapnya. Karena itu, Dadang berharap korban segera pulih dan bisa kembali menjalani aktivitas normal.

“Kasihan sekali. Sampai rusak badannya. Saya juga ngeri melihatnya,” katanya.

Ia mengaku sangat terpukul setelah mengetahui kondisi korban yang diduga mengalami penyekapan dan penganiayaan oleh kekasihnya sendiri.

“Semoga korban cepat sembuh. Saya ikut prihatin dan mudah-mudahan pernyataan Pak KDM sesuai. Saya mohon kalau memang ada hadiah itu, diserahkan langsung kepada korban,” katanya.

Sebelumnya, Taufik Hidayat yang menjadi buronan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita Tri Rezeki akhirnya menyerahkan diri setelah dibujuk oleh Dadang Ahyar Ismail.

Kasus tersebut menyita perhatian publik setelah kondisi korban yang mengalami luka serius ramai diperbincangkan di media sosial.

Polisi saat ini masih mendalami perkara tersebut setelah tersangka berhasil diamankan.