RADAR24.co.id. — Perayaan pergantian tahun yang harusnya menyenangkan berubah jadi tragedi.
Sebuah tragedi kebakaran melanda di kawasan Kecamatan Aertembaga pada Rabu malam, (31/12/2025), sekitar pukul 22.30 Wita, dan menghanguskan sejumlah bangunan penting milik pelayanan gereja dan pendidikan. Api pertama kali terlihat muncul dari SD Imanuel, kemudian dengan cepat menjalar ke bangunan lain di sekitarnya. Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan menghanguskan seluruh bagian Sekolah, Kantor PKK Kelurahan Aertembaga, Pastori GMIM Imanuel Aertembaga serta sebagian SMP Kristen Aertembaga, dan Ruang Perpustakaan, dan Rumah Dinas Guru.
Enam bangunan diketahui hangus terbakar yang mengakibatkan kerugian besar dan kepanikan di tengah keramaian malam pergantian tahun baru.
Begitu laporan masuk, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bitung langsung menerjunkan seluruh armadanya ke lokasi. Sebanyak 4 unit mobil pemadam kebakaran dibantu mobil air Damtruk PT Bintang Mandiri Bersaudara dikerahkan untuk mengendalikan api yang terus membesar.
Mengetahui kejadian tersebut, Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, SE., bersama Wakil Wali Kota Randito Maringka, S.Sos., dan Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, SIK., MH., langsung mendatangi lokasi kebakaran setelah melaksanakan Zoom Meeting malam pergantian tahun baru.
Hengky Honandar menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang terjadi pada malam pergantian tahun. Ia memastikan bahwa pemerintah kota akan segera membantu proses pemulihan.
Sementara itu, Tokoh Masyarakat, Alfred Sompotan, sapaan akrab Jendral Atos juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota, dan petugas Damkar yang bergerak cepat dalam menangani kebakaran ini.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Wali Kota dan Bapak Wakil Wali Kota, dan tim pemadam kebakaran yang sudah bekerja maksimal. Semoga bantuan dari pemerintah bisa segera disalurkan agar para korban bisa kembali bangkit dari musibah ini,” ujarnya.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Tim INAFIS Polres Bitung telah diterjunkan ke lokasi kebakaran untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap sumber api dan penyebab kebakaran.



