RADAR24.co.id — Suasana religius dan semangat kemerdekaan berpadu dalam malam pembukaan perlombaan keagamaan di Desa Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara, Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kegiatan yang digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan masyarakat dan generasi muda Desa Surulangun.

Mengusung semangat “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, perlombaan keagamaan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan sekaligus wadah pembinaan generasi muda agar semakin dekat dengan nilai-nilai keagamaan, memiliki akhlak yang baik, serta mampu menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Sebanyak 121 peserta tercatat mengikuti perlombaan. Cabang yang dipertandingkan meliputi tilawah putra dan putri, ayat pendek putra dan putri, azan tingkat dewasa, serta azan tingkat anak-anak.

Kepala Desa Surulangun, Ahmad Saleh, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan dan pembinaan karakter anak-anak serta generasi muda.

“Semoga dengan adanya perlombaan keagamaan ini bisa mewujudkan generasi Islami yang menyongsong masa depan yang cemerlang,” ujar Ahmad Saleh.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri sejumlah tokoh agama, pemerintahan, dan masyarakat. Di antaranya Amsir, S.Th.I, Penyuluh Agama KUA Rawas Ulu, serta Ali Alatas, S.Kom, Plt. KUA Rawas Ulu yang turut dipercaya sebagai dewan juri.

Hadir pula Anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara Aguscik, A.Md, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Musi Rawas Utara, Ustaz Fathul Qorib, serta Alim Ulama M. Taher dan masyarakat Desa Surulangun.

Rangkaian pembukaan berlangsung khidmat sekaligus penuh antusiasme. Kehadiran masyarakat dan tingginya partisipasi peserta menunjukkan bahwa momentum peringatan kemerdekaan masih menjadi ruang penting untuk memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan tersebut menjadi upaya Desa Surulangun menanamkan nilai keagamaan dan karakter kepada generasi muda. Semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada perayaan seremonial, tetapi diterjemahkan melalui pembangunan sumber daya manusia yang beriman, berakhlak, berilmu, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang menyiapkan generasi penerus yang mampu menjaga nilai-nilai bangsa dan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.