RADAR24.co.id — Seorang remaja perempuan bernama Putry (16), warga Dusun Taipajawa, RK Parangpesu, Desa Bontolempangan, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, dilaporkan hilang dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Hilangnya Putry menyisakan tanda tanya besar bagi keluarga, terlebih setelah muncul informasi terbaru terkait pergerakan terakhirnya.
Peristiwa ini bermula pada Ahad, 12 April 2026, saat Putry meminta izin kepada pamannya, Syarif Hidayatullah, untuk pergi mengumpulkan sumbangan bagi korban kebakaran. Ia kemudian keluar rumah bersama seorang temannya. Namun, kecurigaan mulai muncul ketika hingga Selasa pagi, 14 April 2026, Putry tidak kunjung pulang.
Syarif Hidayatullah yang merupakan paman sekaligus pihak keluarga yang pertama mengetahui kejadian ini mengatakan bahwa pihak keluarga mulai khawatir setelah Putry tidak kembali ke rumah sesuai waktu yang seharusnya.
“Kami mulai curiga karena sampai Selasa pagi dia belum pulang. Kami kemudian ke sekolahnya untuk memastikan,” ungkap Syarif.
Pihak keluarga kemudian mendatangi sekolah Putry di SMA YASPIP Bontolempangan. Dari pihak sekolah diketahui bahwa Putry tidak masuk sejak hari Senin hingga Selasa pagi, sehingga memperkuat dugaan bahwa ia tidak menjalani aktivitas seperti biasanya.
Penelusuran keluarga pun berlanjut dengan mencari informasi dari teman-teman Putry. Dari keterangan yang diperoleh, diketahui bahwa pada hari Ahad tersebut Putry ternyata tidak pergi mengumpulkan sumbangan seperti yang ia sampaikan kepada keluarga, melainkan pergi mendaki bersama temannya.
Syarif Hidayatullah menjelaskan, informasi terbaru yang diperoleh keluarga menyebutkan bahwa setelah pulang dari kegiatan mendaki, Putry tidak langsung kembali ke rumah, melainkan sempat singgah di rumah salah satu temannya.
“Setelah pulang mendaki, dia sempat ke rumah temannya. Di situ kami dapat informasi kalau Putry dijemput oleh dua orang laki-laki yang belum diketahui identitasnya,” jelasnya.
Sejak saat dijemput oleh kedua pria tersebut, Putry tidak lagi terlihat dan keberadaannya menjadi misteri. Hingga saat ini, pihak keluarga bersama warga setempat masih terus melakukan pencarian di berbagai lokasi.
Syarif juga menyampaikan bahwa pihak keluarga akan menempuh jalur resmi dengan melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian agar proses pencarian dapat dibantu secara maksimal.
Keluarga membuka akses informasi melalui nomor 0821-9722-0541 bagi masyarakat yang dapat membantu proses pencarian.



